Suara.com - Pocari Sweat Run Bandung 2019 Sajikan Lomba Lari Sarat Unsur Budaya
Mengikuti lomba lari, baik itu lomba lari marathon, half-marathon, 10K ataupun lainnya, merupakan puncak ketahanan fisik seorang pelari.
Namun di Pocari Sweat Run Bandung 2019, lomba lari yang digelar bukan sekadar adu fisik, melainkan juga sarat dengan unsur kebudayaan.
Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, yang turut mendukung acara ini, mengatakan unsur festival budaya inilah yang membedakan Pocari Sweat Run Bandung 2019 dengan lomba lari lainnya.
"Jadi nanti peserta selama lari akan disemangati oleh festival budaya, ada yang menari, ada yang memainkan kecapi dan suling. Nah, dimensi budaya ini yang menjadikannya beda dengan lomba lari lain. Adanya dimensi budaya membuat kreativitas menjadi tidak terbatas," tutur Ridwan Kamil, dalam acara konferensi pers Pocari Sweat Run Bandung 2019 di Kantor Gubernur Jawa Barat, Bandung, Kamis (23/5/2019).
Dalam kesempatan yang sama, Ricky Suhendar, Marketing Director PT. Amerta Indah Otsuka, mengatakan tahun ini adalah tahun ketiga pelaksanaan Pocari Sweat Run di kota Bandung, Jawa Barat.
Antusiasme peserta untuk mengikuti acara ini pun rupanya meningkat dari tahun lalu. Ricky mengatakan jika tahun lalu peserta mencapai 8.000 orang, maka tahun ini jumlah peserta melonjak hingga 10.000 orang.
"Antusiasme juga terlihat dari terjual habisnya tiket kepesertaan Pocari Sweat Run Bandung 2019 hanya dalam waktu 35 menit saja," ujar Ricky lagi.
Lomba lari Pocari Sweat Run Bandung 2019 akan diadakan pada 28 Juli 2019. Selain adanya festival kebudayaan dan jumlah peserta yang lebih besar, tahun ini Pocari Sweat Run Bandung 2019 juga memiliki event virual run, di mana peserta yang tidak bisa datang ke Bandung dapat berlari marathon di kotanya masing-masing.
Baca Juga: Semangat Banget, Aksi Peserta Lomba Lari Estafet Ini Bikin Ngakak Panitia
"Selain kaus yang bisa dicetak personal sesuai nama peserta, tahun ini kami juga mengadakan door prize satu unit mobil yang akan diundi setelah perlombaan," tutup Ricky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri
-
6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya