Suara.com - Mangut menjadi salah satu hidangan santan khas Jawa yang terkenal. Namun, di Jakarta, menemui mangut yang enak dan otentik, terbilang gampang-gampang susah. Mangut sendiri merupakan sajian berkuah santan dengan bahan utama ikan, yang memiliki sensasi rasa gurih, sedikit asam, dan pedas.
Nah, jika Anda ingin menikmati hidangan mangut untuk berbuka puasa bersama teman maupun kerabat, cobalah datang ke Warung Fotkop di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Di sini, selain bisa menikmati ragam hidangan mangut dan masakan Indonesia lainnya, Anda juga bisa menikmati suasana Warung Fotkop milik fotografer terkemuka Anton Ismael yang bernuansa seni.
Ada beberapa jenis mangut yang disajikan di Warung Fotkop, yakni mangut lele, pari dan ayam. Untuk mencicipi hidangan yang tak biasa, Suara.com pun memesan mangut pari.
Resep kuah mangut yang dibuat di sini, kata Chef Warung Fotkop, Bintan, dibawa langsung dari resep keluarga Anton di Yogyakarta. Sebelumnya hidangan ini sudah dijual di Warung Pa'e, yang ada di kawasan Dharmawangsa dan Kemang.
Anton mencoba membawa cita rasa kehangatan rumah agar bisa dinikmati oleh mereka yang merindukan makanan rumahan.
Hidangan ini terbuat dari kuah santan hangat bercampur dengan 12 macam rempah asli Indonesia. Menariknya, potongan pari terlebih dahulu diolah asap, sebelum dimasukan ke dalam kuah mangut.
"Untuk memasak pari sebenarnya tidak mudah, karena mencari pari itu cukup sulit dan tidak bisa sembarangan. Kita ambil yang ada titik-titiknya, bukan yang polos abu, karena itu bisa lebih amis. Lalu kita asap, supaya rasanya khas dan tahan lama," ujar Bintan pada suara.com.
Baca Juga: Reuni di Restoran, Cut Tari Tampil Cantik Pakai Kaftan
Citarasa mangut pari buatan Bintan di Warung Fotkop ini pun begitu menggugah selera. Kuah mangut terasa gurih dan segar, dengan aroma rempah yang khas. Tekstur pari yang berdaging tebal dan berserat menjadi hal unik tersendiri di dalam mulut. Hidangan ini sangat cocok disajikan bersama nasi hangat dan sambal, bagi mereka yang suka cita rasa pedas.
Karena namanya Fotkop, yang diambil dari kata Foto dan Kopi, mangut dan hidangan Nusantara lainnya, seperti ayam rica, nasi goreng bumbu Bali, nasi goreng kecombrang hingga ayam asap sambal dabu, dipadukan dengan segelas es Fotkop yang menjadi favorit.
Kopi kekinian ini dibuat dari biji kopi house blend Argopuro dan Dampit. Minuman ini memiliki rasa kopi yang cukup kuat dan tak terlalu creamy. Kopi ini juga terasa lebih segar dan cocok untuk melepas dahaga.
Bagi Anda yang ingin mengunjungi Warung Fotkop, tak sulit menemukannya meski letaknya di dalam gang bernama Jalan Nangka I No. 6. Warung Fotkop memiliki bangunan yang sangat khas.
Apalagi di dalamnya Anda bisa menemukan beragam benda seni yang unik. Seperti foto-foto hasil jepretan Anton yang terpampang besar, bersama poster serta lukisan.
Semua karya seni tersebut berpadu cukup unik dengan berbagai benda custom dan daur ulang dari benda-benda lama. Mulai dari display merchandise, display lemari buku bacaan, dan meja besar.
Menurut Odi, Manajer Warung Fotkop, tempat ini awalnya dibuat Anton sebagai tempat berkumpul para pecinta fotografi, dari komunitas bentukan Anton, yakni Kelas Pagi dan Eternity.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu
-
Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?
-
Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget