- Nilai tukar 1 Ringgit Malaysia kini melonjak hingga menyentuh angka Rp4.469.
- Harga tiket pesawat rute Indonesia menuju Malaysia ikut melambung hingga dua kali lipat.
- Kombinasi kurs tinggi dan tiket mahal membuat biaya liburan ke Malaysia semakin membengkak.
Suara.com - Bagi Anda yang sedang menyusun rencana liburan ke Kuala Lumpur atau Penang dalam waktu dekat, ada kabar kurang sedap dari sektor finansial. Nilai tukar mata uang Negeri Jiran terpantau terus merangkak naik secara signifikan. Lantas, 1 Ringgit Malaysia berapa Rupiah per hari ini?
Berdasarkan data terbaru dari Bank Indonesia (BI), nilai tukar Ringgit terhadap Rupiah kini telah menyentuh angka Rp4.469 per 1 Ringgit Malaysia.
Lonjakan ini mencerminkan tren penguatan yang cukup konsisten dalam beberapa pekan terakhir.
Jika ditarik mundur ke belakang, pada 30 April lalu, posisi Ringgit masih bertengger di level Rp4.408. Artinya, dalam waktu kurang dari satu bulan, ada selisih kenaikan yang cukup terasa bagi kantong para pelancong domestik.
Efek Ganda: Kurs Melejit, Tiket Pesawat Ikut Melambung
Penguatan mata uang Ringgit ini sayangnya berbarengan dengan melesatnya biaya transportasi udara dari Indonesia ke Malaysia. Kombinasi dua faktor ini praktis membuat status Malaysia sebagai destinasi luar negeri "murah meriah" mulai bergeser.
Sebagai gambaran, berikut adalah lonjakan biaya yang harus diantisipasi para turis asal Indonesia:
- Rute Penerbangan Medan - Kuala Lumpur: Harga tiket pesawat kini melonjak hingga dua kali lipat, menyentuh angka Rp800 ribuan per tiket.
- Rute Penerbangan Medan - Penang: Mengalami kenaikan sebesar Rp200 ribu dari tarif normal, membuat harga tiket saat ini dipatok di kisaran Rp600 ribuan.
Tips Siasati Liburan Saat Ringgit Menguat
Dengan posisi 1 Ringgit Malaysia yang kini setara Rp4.469, daya beli Rupiah di sana otomatis akan sedikit melemah.
Baca Juga: Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
Biaya makan, belanja oleh-oleh, hingga tiket masuk wisata di Malaysia akan terasa lebih mahal dari biasanya jika dikonversi ke Rupiah.
Jika Anda tetap memutuskan untuk berangkat, sangat disarankan untuk memantau pergerakan kurs secara berkala dan mempertimbangkan opsi penukaran uang (money changer) yang menawarkan rate terbaik sebelum meninggalkan tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan