Suara.com - Dikelilingi Lembah dan Pegunungan, Hoshinoya Bakal Dibuka di Taiwan
Resort mewah pertama di Taiwan oleh Hoshino Resorts bakal memperhatikan detail spesifikasinya hingga arah angin dan aliran air yang berlimpah dalam konstruksi kamarnya.
Hoshino Resorts akan membuka Hoshinoya di Guguan, wilayah pemandian air panas yang terletak di pinggiran kota Taichung, Taiwan, pada 30 Juni 2019 mendatang.
Ini adalah resort pemandian air panas mewah pertama yang didirikan oleh Hoshino Resorts di Taiwan, dengan memanfaatkan kelimpahan air panas dan topografi lembah yang dikelilingi oleh pegunungan.
Resort ini merupakan fasilitas luar negeri kedua dari Hoshinoya, setelah Bali. Kamar dengan pemandian air panas langsung dari sumbernya.
Setiap kamar memiliki pemandian air panas semi terbuka, dan para tamu dapat menikmati pemandian air panas langsung dari sumber air panas alami. Sebagian besar kamar bergaya pondok (maisonette) dengan area pemandian air panas. Terdapat jendela di kedua sisi yang dirancang agar angin bisa lewat, sehingga para tamu dapat menikmati pemandian air panas pribadi dengan angin yang menyegarkan meski di musim panas sekalipun.
Jendela-jendela tersebut menghadap ke pegunungan yang indah dan taman air resort. Selain itu, resort ini memiliki ruang di mana para tamu dapat bersantai setelah menikmati pemandian air panas. Kamar tidur dan ruang tamu memiliki jendela kaca besar yang membentang dari dasar kamar ke langit-langit, sehingga para tamu dapat menikmati pemandangan indah setiap musimnya.
Di Hoshinoya Guguan, terdapat dek observasi menghadap ke alam terbuka Guguan. Para tamu dapat menikmati pemandangan tiap musimnya, seperti bunga sakura di musim semi, maupun dedaunan merah tua di musim gugur.
Tak hanya menyajikan pemandangan indah, resort ini menyuguhkan pilihan hidangan yang akan membuat para tamu ingin tinggal lebih lama. Mereka akan terpesona dengan hidangan yang menggabungkan bahan-bahan yang digunakan di Taiwan dan teknik memasak dari masakan Jepang.
Baca Juga: Hoshino Resorts Aomoriya Dapat Penghargaan Top 20 Ryokans in Japan
Misalnya, nanbanzuke ian sturgeon (ikan penghasil kaviar), adalah hidangan ikan sturgeon yang digoreng sebentar dalam minyak untuk memekatkan rasa umami, lalu direndam dalam saus nanban-dare. Elemen tradisi Jepang tidak hanya dimasukkan dalam teknik memasak, tetapi dalam peralatan makan. Hoshinoya Guguan menggunakan peralatan makan porselen Jepang tekemuka di dunia, seperti Kutani, Bizen, dan Arita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara