Suara.com - Aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze memang dapat memudahkan kita saat melakukan perjalanan darat.
Cukup dengan mengikuti rute yang sudah dipilih, maka kemungkinan kita tersasar saat bepergian pun akan jauh berkurang.
Meski begitu, tak ada salahnya jika kita lebih teliti dan berhati-hati sebelum mengikuti rute yang sudah tersedia di aplikasi. Kakek satu ini adalah contohnya.
Dilansir dari The Sun, seorang kakek berusia 81 tahun diketahui tengah melakukan traveling naik mobil atau road trip dari Newcastle, Inggris ke Roma, Italia.
Kakek ini berkata jika dirinya hendak pergi ke Roma karena ingin menemui Paus. Selain itu, dia sendiri juga berasal dari Italia.
Namun, bukannya sampai di ibukota Italia tersebut, sang kakek malah dibuat terkejut saat sistem navigasinya mengatakan dia sudah tiba di tujuan.
Pasalnya, saat itu sang kakek sama sekali tidak menemukan bangunan dan landmark ikonik yang sudah dikenalnya.
Usut punya usut, kakek ini rupanya malah tersasar hingga Jerman dan berhenti di sebuah desa kecil bernama Rom. Duh.
Besar kemungkinan, hal ini disebabkan karena nama kota Roma ditulis sebagai Roma dalam bahasa Italia dan Rom dalam bahasa Jerman.
Baca Juga: Minimalkan Kecelakaan, Google Maps Luncurkan Fitur Baru
Tanpa mengecek apakah dia sudah memasukkan tujuan yang benar, kakek ini pun mengikuti navigasi di mobilnya tanpa curiga.
Tak cuma tersasar, kakek yang enggan disebutkan namanya ini juga tidak sengaja menabrak papan penanda jalan yang menunjukkan arah ke desa Rom.
Akibatnya, polisi pun terpaksa dipanggil untuk menolong kakek yang tersasar ini.
Wah semoga saja kakek ini pada akhirnya bisa tiba di Roma, Italia ya.
Berita Terkait
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional