Suara.com - Selfie merupakan salah satu cara yang kerap digunakan oleh turis untuk mengabadikan pengalaman mereka saat berlibur. Bahkan, di tempat ekstrem sekalipun, banyak turis yang tetap nekat mencoba mengambil selfie ekstrem.
Salah satunya adalah lelaki bernama John yang memutuskan untuk mengambil selfie ekstrem dengan drone saat mendaki tebing di hutan nasional Pisgah, North Carolina.
Seperti dikutip dari UNILAD, saat itu John menerbangkan drone yang dibawanya untuk mengambil selfie.
Tak lupa, John pun buru-buru kembali untuk duduk bersama teman-temannya di atas tebing batu yang landai untuk berpose.
Namun, bukannya sukses mengambil selfie dengan pemandangan yang indah, John malah kena sial gara-gara salah menempatkan ponselnya.
"Kau seharusnya mengamankan ponselmu. Seseorang terburu-buru (aku) dan tidak melakukan langkah ini," tulisnya di akun Facebook JohnLikes2Travel.
"Setelah aku mengirim drone untuk mengambil selfie, aku meletakkan ponselku di sampingku pada batu yang landai. Mungkin sedikit terlalu landai dan ponselku meluncur turun dari tebing."
Mendapati ponselnya hendak terjun bebas, John pun lekas bangkit berdiri dan berusaha mengejar.
Namun, untunglah dia sadar jika nyawanya lebih berharga dari sekadar ponsel dan lekas berhenti sebelum ikut jatuh.
Baca Juga: Selfie Jadi Penyebab Banyak Pendaki Meninggal di Gunung Everest
Meski begitu, di akhir cerita John sukses bertemu kembali dengan ponselnya. Segera setelah insiden itu terlewati, John meminta temannya untuk menelepon ponselnya dan melihat apakah benda itu masih bisa diselamatkan.
Tak hanya itu, teman John yang membawa tali untuk evakuasi pun lantas bergabung untuk membantunya. Berbekal tali, John memanjat turun untuk mengambil ponselnya yang terjepit di sela-sela tebing.
Di sisi lain, video kegagalan John saat mengambil selfie pun malah menjadi kenangan lucu yang kini viral. John sendiri diketahui mengunggahnya ke Facebook dengan backsound lagu "Let It Go".
Cek videonya di bawah ini!
Berita Terkait
-
"Offline Is the New Luxury": Ketika Tidak Memegang Ponsel Adalah Kemewahan Baru
-
Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone
-
Deteksi Dini Pembalakan, Kemenhut Gunakan Drone Canggih Awasi Hutan RI
-
Amerika Keok Lagi, Drone Kamikaze Iran Hancurkan Pangkalan Ahmed Al-Jaber Kuwait
-
57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti