Suara.com - Seorang penari cantik bernama Chelsie Hills menceritakan kisah inspiratif tentang bagaimana dirinya bisa move on dari kecelakaan yang membuatnya lumpuh. Kini Chelsie bahkan bisa tetap menari dengan luwes meskipun tak lagi melakukan gerakan dengan kedua kakinya.
Individual Sport melaporkan jika Chelsie Hill sudah menari sejak dia bisa berjalan. Pada usia 5 tahun, Chelsie sudah mulai menari secara kompetitif.
Prestasinya semakin gemilang ketika dia menginjak usia sekolah. Kala itu, dia sudah menjadi juara dalam sebuah acara kompetisi tingkat California bagian tengah.
"Saya sedang berada di puncak, semuanya berjalan sempurna," ujar Chelse, seperti yang ditulis Individual Sport.
Sayang, sebuah kecelakaan terjadi tahun 2010. Chelsie yang saat itu sedang berada di mobil temannya mengalami cedera yang cukup berat hingga dirinya dinyatakan lumpuh. Dia harus duduk di kursi roda.
"Kami menabrak trotoar, menuju ke parit dan langsung menabrak pohon," ujarnya.
Setelah itu Chelsie merasa hidupnya akan berakhir. Teman yang juga berada di mobil bersamanya hanya mengalami cedera ringan, sedangkan dia tak bisa berjalan lagi. Kala itu bahkan Chelsie sangat membenci dokter yang memberi kabar buruk padanya.
"Bagaimana bisa orang asing ini masuk dan memberi tahu saya hal paling gila yang pernah saya dengar? Aku tak hanya ingin berjalan tapi aku juga seorang penari," cerita Chelsie.
Namun Chelsie memiliki lingkungan yang suportif. Dibantu teman-temannya, Chelsie mampu melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Dia tetap berlatih tari meskipun itu dilakukannya dari atas kursi roda.
Baca Juga: Tukang Kebun Jadi Wisudawan, Simak Kisah Inspiratif Pria Ini
Semenjak itu penari cantik ini menyadari bahwa mimpinya tak berhenti ketika dia berada di kuris roda. Chelsie kemudian terlibat dalam proyek E.P.I.C yang membantu pengguna kursi roda untuk menggapai mimpi.
Kini Chelsie sudah duduk sebagai pemimpin The Rolletes, sebuah perusahaan tari yang mengangkat potensi penari berkursi roda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat