Suara.com - Seorang ibu penyandang disabilitas ditolak masuk ke toko cokelat di pusat perbelanjaan modern di daerah Batu Kawan, Penang, Malaysia, dengan alasan diskriminatif.
Seperti diberitakan New Straits Times, Senin (11/2/2019), ibu yang datang bersama bocah perempuan itu ditolak masuk gerai karena dikhawatirkan kursi rodanya merusak lantai toko.
Kasus itu mencuat ke publik setelah pengguna Facebook bernama Rozita Othman mengunggah foto, serta menceritakan kronologis kejadian diskriminatif tersebut.
“Ibu berkursi roda ini adalah saudara iparku. Saat kami berbelanja di mal di Batu Kawan, dan mau membeli cokelat, dia ditolak masuk. Alasan pegawai toko tak masuk akal, bahwa kursi rodanya bakal merusak lantai,” tutur Rozita.
Ia mengatakan, aksi diskriminatif itu terjadi saat mereka hendak memasuki toko. Saat itulah pegawai toko mengadang, menghentikan mereka, dan mengatakan ibu berkursi roda tak boleh masuk. Sebab, kursi roda akan merusak mozaik pada lantai mereka.
Tulisan Rozita itu disebar ulang oleh laman komunitas Facebook Penang Kini, yang kontan menyulut amarah serta protes warga setempat.
Bahkan, warga Penang mencetuskan gerakan memboikot gerai cokelat tersebut. Sebab, ternyata, hal ini bukan kali pertama terjadi.
Berdasarkan penelusuran New Straits Times, Desember 2018, pada halaman resmi toko itu di Facebook, terdapat komplain warga bahwa kereta dorong bayi tak boleh masuk ke gerai tersebut.
New Straits Times menghubungi pemilik gerai cokelat tersebut. Namun, juru bicara gerai itu membantah terdapat aksi diskriminatif.
Baca Juga: Dendy Sulistyawan Ungkap Perbedaan Gaya Melatih McMenemy dan Alfredo Vera
“Ini mungkin kesalahan dari staf baru kami. Mereka mungkin tidak menyadarinya. Kami tidak memiliki putusan seperti itu. Kami meminta maaf atas nama staf kami. Siapa pun yang membawa kereta dorong atau pemakai kursi roda dapat masuk tanpa masalah, ” kata juru bicara gerai toko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana