Suara.com - Velogirls Indonesia Ajak Perempuan Bersepeda Sambil Beramal
Bersepeda menjadi salah satu hobi yang nyatanya banyak digemari oleh para perempuan. Selain menyehatkan, olahraga satu ini juga punya manfaat untuk kesegaran pikiran dan rekreasi.
Meski begitu, tak banyak komunitas bersepeda yang seluruh anggotanya adalah perempuan. Inilah yang membuat Velogirls Indonesia didirikan pada 10 November 2010 silam.
Pencetusnya ialah Widi Bruno, perempuan asal Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTB) yang saat ini tinggal di Pulau Dewata, Bali. Awalnya, Widi merasa dirinya sangat menyukai bersepeda. Dengan bersepeda, dia bisa mengenal lingkungannya lebih dalam dan dekat dengan alam.
Di saat bersamaan, Widi pun melihat banyaknya penduduk pedalaman yang tak seberuntung dirinya dan teman-teman lain di kota besar saat ia bersepeda. Ia berniat untuk membantu lebih banyak orang yang membutuhkan melalui hobinya tersebut.
Menurutnya, di tahun tersebut, belum banyak perempuan, terutama ibu-ibu yang suka bersepeda. Karenanya, ia semakin tertantang untuk bisa mengajak lebih banyak lagi perempuan untuk melakukan gaya hidup sehat dengan bersepeda sambil melakukan kegiatan sosial.
"Akhirnya saya membentuk grup sepeda khusus perempuam di Lombok, NTB dengan tagline 'Ride More Give More' bersama dua orang teman lainnya. Bersepeda dan charity, kami ingin memotivasi para perempuan untuk sehat dengan disiplin bersepeda sambil melakukan bakti sosial secara rutin," ungkapnya pada Suara.com.
Karena inilah, Velogirls Indonesia hampir selalu menyisipi kegiatan sosial dalam setiap kegiatan gowes, yang melewati beberapa lokasi. Seperti membagikan sembako, uang, hingga bantuan lainnya.
Mereka pun kerap menjajal beragam trek berbeda ketika gowes yang disesuaikan dengan jenis sepeda masing-masing. Ya, di Velogirls Indonesia, kata Widi, semua anggotanya bebas untuk membawa sepeda apapun, sehingga tak ada batasan yang ketat.
Baca Juga: Di Belgia Kamu Bisa Bersepeda Membelah Air, Seperti Apa?
"Biasanya dua kali seminggu yaitu Rabu kami bersepeda ke tempat yang tidak terlalu jauh, sementara Minggu kadang bisa berlatih menanjak hingga 80-100 km," ungkap dia.
Velogirls Indonesia juga memiliki aturan khusus yang membuat gowes bersama menjadi lebih menarik. Aturan itu berbunyi 'Pemula adalah Raja'.
“Setiap gowes dengan pemula adalah momen yang paling mengesankan. Selalu ada pengalaman-pengalaman baru. Ini yang kadang membuat hati terharu melihat betapa semangat para pemula itu,” kata Widi.
Dari awalnya hanya beranggotakan tiga perempuan pesepeda, Velogirls Indonesia semakin hari semakin menarik anggota baru. Saat ini, kata dia, anggotanya sudah mencapai 70 pesepeda aktif yang tersebar di Lombok, Bali, Makassar, Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta.
Widi berharap, semakin berkembangnya Velogirls Indonesia hingga ke kota-kota lain, akan semakin banyak perempuan yang peduli dengan kesehatan mereka dan mau saling membantu sesama yang kurang beruntung.
"Untuk bergabung, syaratnya hanya kemauan untuk berdisiplin dan memiliki sepeda apa saja. Mereka yang memiliki jiwa 'Ride More Give More' pasti akan bertahan bersama Velogirls Indonesia," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi
-
Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia
-
Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI
-
Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T