Suara.com - Ini Takjil yang Paling Laris Diburu di Pasar Takjil Benhil
Pasar Takjil Benhil merupakan salah satu pusat berburu takjil dan makanan berbuka puasa. Anda bisa menemukan gorengan, jajanan pasar, kolak, bubur kampiun, lauk berbuka, ikan bakar hingga masih banyak lagi.
Nah sepanjang ramadan ini, ada beberapa takjil dan makanan berbuka yang selalu laris diburu pembeli. Menurut salah satu pedagang takji, Uda Uni, Bubur Kampiun merupakan salah satu takjil yang terlaris yang dijajakannya.
Uda Uni sendiri memang kerap menjajakan Bubur Kampiun dan menu masakan Padang saat hari biasa di daerah Cijantung, Pasar Rebo. Khusus selama bulan puasa ia membuka lapak di Pasar Takjil Benhil ini.
"Bubur Kampiun paling laris, harganya Rp 15 ribu. Terus ada Lupis itu juga termasuk laris harganya 10 ribu/3 biji," ujar Uda Uni ditemui Suara.com, Jumat, (31/5/2019).
Bubur Kampiun sendiri merujuk pada bubur kombinasi yang terdiri dari ketan, bubur sumsum, candil, srikaya, kolak ubi, dan kacang hijau. Sementara lupis terbuat dari ketan putih yang ditaburi kelapa dan diberi topping gula merah cair.
Sementara itu untuk jajanan pasar, risoles, martabak telor dan molen pisang merupakan takjil favorit menurut Qonita, salah satu penjaja di Pasar Takjil Benhil. Di lapaknya, Qonita menjual risoles Rp 3000, martabak telur Rp 4000, dan Molen Pisang Rp 4000.
Menurut Qonita kebanyakan pembelinya membeli dalam jumlah besar untuk acara berbuka puasa bersama. Untuk pembelian dalam jumlah besar ia pun mematok harga yang berbeda. "Untuk pembelian 20 pcs kita kasih diskon. Tentu harganya berbeda tergantung jajanan yang dipilih karena harga masing-masingnya juga beda," imbuh Qonita.
Baca Juga: Salut, Pengemudi Ojol Ini Bagikan Takjil Gratis Bagi Yang Berpuasa
Sementara untuk lauk utama, Januari salah satu pedagang mengatakan menu Cumi Asin dan Jengkol menjadi menu yang paling laris di bulan puasa ini. Ia mematok per porsinya Rp 20 ribu. Menurut Januari, kedua lauk ini biasanya habis lebih dulu dibandingkan lauk-lauk lainnya. Tak jarang Ia membawa stok lebih banyak untuk kedua menu ini.
"Bisa bawa lebih dari 3 baskom untuk menu cumi dan jengkol. Yang lainnya 1-2 baskom saja," imbuhnya.
Januari sendiri biasanya berjualan lauk pauk ini di kantin Wisma BNI 46. Saat bulan puasa seperti sekarang ia memanfaatkan peluang dengan berjualan di Pasar Takjil Benhil.
"Tapi tahun ini sepi. Kurang tahu sepinya kenapa tapi kita merasakan sekali dampaknya. Mungkin karena apa-apa serba mahal, jadi orang mending bikin sendiri," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun
-
Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik
-
Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh
-
Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI
-
WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali
-
Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi
-
Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung