Suara.com - Menyambangi kota Banyuwangi di bulan Ramadan, tak lengkap rasanya jika belum menikmati deretan takjil khas kawasan The Sunrise of Java nan lezat dan istimewa.
Dari yang manis hingga gurih, empat deretan takjil khas Banyuwangi tersebut dihimpun Suara.com disini. Apa saja?
Kopyor roti
Kopyor roti, kuliner Ramadan khas Banyuwangi ini terbuat dari perpaduan roti tawar, bihun dan santan kelapa yang dibalut daun pisang.
Untuk menyajikannya, daun pisang diisi dengan campuran air tawar dan santan yang berkelindan bersama selembar roti, bihun, dan potongan nangka.
Lantas selanjutnya, sepaket kopyor roti dikukus selama 15 menit dan siap disajikan. Cita rasanya yang manis dan segar, nikmat disantap terlebih tatkala berbuka puasa.
Di Banyuwangi, selain dapat ditemukan dijajakan di berbagai gerai takjilan, kita dapat menemukan sajian khas ini di Festival Ramadan di kawasan Gesibu.
Botok tawon
Botok tawon, sajian camilan khas Banyuwangi, Jawa Timur ini merupakan varian pepes berisikan lava tawon beserta sarangnya, berbalutkan daun pisang.
Baca Juga: Sepotong Ice Candy nan Abadi, Es Legendaris Kadoya Shokudo di Jepang
Untuk mengolahnya, lebah tawon dipotong-potong kecil terlebih dahulu, lantas dicampurkan cabai, gula merah, asam, bawang merah dan tomat.
Selanjutnya campuran tersebut dikukus sekitar 45 menit hingga daun pisang tersebut layu pertanda botok tawon siap dihidangkan.
Cita rasanya yang khas dan cukup berbeda dengan pepes pada umumnya, membuat botok tawon memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya.
Terlebih, botok tawon disebut sanggup menambah vitalitas dan stamina.
Untuk menikmati kuliner khas Banyuwangi ini kita harus merogoh kocek sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.
Petulo
Berita Terkait
-
Siswa Sekolah Rakyat Aceh Besar Bagikan Takjil Gratis
-
Hangatnya Ramadan: Ketika Berbagi Takjil Menyatukan Senyum di Berbagai Kota
-
Menjinakkan Lapar Mata Saat Beli Takjil: Kita Semua Bisa Kok!
-
Tutorial Menahan "Lapar Mata" Pas Ngabuburit: Biar Saldo Gak Ikut-ikutan Puasa
-
Ulang Tahun ke-13 Penuh Makna: Brotherhood Bikers Community Buktikan Solidaritas di Jalanan Tomang
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah