Suara.com - Semua tahu kalau permen yang banyak mengandung gula tidak terlalu baik untuk kesehatan. Tapi, bukan berarti permen bebas gula lebih baik.
“Permen bebas gula masihlah permen,” kata Alyssa Lavy, RD, dalam Womens Health Mag. Meskipun mungkin kandungan gulanya tidak sebanyak permen pada umumnya, permen tetaplah miskin nutrisi. Ditambah, permen mungkin mengandung bahan-bahan lain yang belum tentu baik untuk tubuh kamu.
"Permen bebas gula dapat mengandung beberapa pemanis buatan sebagai alternatif gula," jelas Lavy. Misalnya saja pemanis buatan seperti sakarin, aspartam, dan sukralosa; alkohol gula seperti erythritol, manitol, xylitol, dan sorbitol; atau zat tambahan makanan, seperti maltodekstrin.
Sejauh ini, alternatif pengganti gula ini belum terbukti lebih sehat daripada gula tradisional. Bahkan, beberapa di antaranya, termasuk pemanis buatan, telah dikaitkan dengan kemungkinan dapat mengubah microbiome usus — atau kumpulan organisme di saluran pencernaan yang melindungi tubuh dari virus dan penyakit, demikian dikatakan Lavy.
Pengganti gula lainnya, khususnya gula alkohol, dapat menimbulkan gas, kembung, dan diare pada sebagian orang.
Jadi, sempatkan untuk membaca label nutrisi permen meski bertitel bebas gula. Cek berapa porsi yang disarankan, jumlah kalori, lemak jenuh, dan karbohidrat dalam permen tersebut.
Dan, bebas gula tidak selalu berarti bebas karbohidrat, demikian menurut Lavy. Itu karena beberapa alternatif untuk memaniskan makanan, seperti gula alkohol dan maltodekstrin, masih berupa karbohidrat. Hal ini tentu saja harus menjadi perhatian bagi para penderita diabetes yang perlu memantau kadar gula darahnya.
Dan tentu saja, kalori dan lemak tetaplah kalori dan lemak. Banyak permen bebas gula memiliki jumlah kalori dan lemak yang sama dengan permen biasa yang tidak bebas gula. Dan yang berbahaya, banyak orang mengonsumsi permen bebas gula banyak-banyak karena berpikir itu tidak berbahaya. Padahal, itu salah.
Baca Juga: Permen Karet Berusia 10 Ribu Tahun Ini Ungkap Kehidupan dari Zaman Batu
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam