Untuk pesanan di hari biasa Untung Usodo mengaku bisa mencapai 800 buah Lumpia, jika hari libur bisa mencapai 1500 buah. Saat lebaran dan musim mudik pesanan bisa bertambah tiga kali lipatnya.
Sementara, di Toko Lumpia Cik Meme atau Meliani Sugiarto, yang ada di Jalan Gajahmada Nomor 107 Semarang, juga tak kalah ramai pengunjung. Sebagai pewaris generasi kelima, Lumpia Cik Meme memberikan varian empat rasa dari Lumpia original.
"Kami memodifikasi menjadi enam varian agar menambah nilai cita rasa Lumpia," kata Cik Meme.
Di tokonya sekaligus kafe, Cik Meme, mengkreasi Lumpia menjadi enam rasa, seperti Lumpia Raja Nusantara dengan rasa jamur dan kacang mete, Lumpia Kajamu berisi daging kambing jantan muda, Lumpia Fish dengan campuran ikan kakap, Lumpia Crab isian daging kepiting, Lumpia Original dengan campuran rebung, udang, ayam serta Lumpia Plain untuk kalangan vegetarian.
Sajian Lumpia enam rasa itu tersedia dalam dua jenis bisa Lumpia basah maupun Lumpia goreng. Bisa dimakan ditempat atau dibawa pulang.
"Kalau pemudik dari Jakarta biasanya suka yang Lumpia Crab, dari Jawa Barat suka yang asin seperti Lumpia Fish, yang original pasti pada beli semua," bebernya.
Terbaru, Cik Meme menciptakan kreasi Lumpia versi keripik. Sajian ini agar para pengemar Lumpia atau wisatawan yang mencari oleh-oleh khas Semarang bisa menikmati camilan dengan jangka waktu yang lama dan lebih awet.
"Lumpia yang dikenal bentuk gulungan hanya tahan 8 jam dan goreng tahan 12 jam. Jadi perjalanan yang lebih 24 jam bisa menikmati kripik lumpia," katanya.
Keripik Lumpia merupakan revolusi Lumpia yang dia kreasi, dibuat asli dari adonan layaknya Lumpia original. Lalu dikeringkan dan dihaluskan dibentuk sebuah keripik.
Baca Juga: Sajian Lumpia Enam Rasa dan Keripik Lumpia, Modern Namun Tak Lupa Sejarah
"Ada taburannya berupa isian asli Lumpia yang dihaluskan. Soal rasanya sama seperti Lumpia original," katanya.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air