Suara.com - Jepang tak hanya melulu tentang deretan kota sibuk dengan aneka pusat perbelanjaan serta teknologi terdepan.
Ada begitu banyak aset wisata di Negeri Matahari Terbit nan wajib ditelisik. Dari kuil-kuil tradisional nya nan megah, lanskap alamnya nan menawan hingga desa-desa unik dengan penghuni yang tak lazim.
Tiga di antara desa unik di Jepang tersebut Suara.com himpun di sini. Apa saja?
Desa boneka Nagoro
Di barat pegunungan Jepang, jalanan desa kecil Nagoro begitu sempit dan sunyi.
Di sekeliling desa ini, kita akan melihat boneka seukuran manusia, terpatri di sepanjang jalan.
Boneka-boneka tersebut sengaja diciptakan warga setempat yang mayoritas berusia senja, kesepian dan tengah menghabiskan masa tua.
Nagoro, desa yang bertempat 550 kilometer di barat daya Tokyo ini dikenal sebagai lembah boneka.
Hanya dijalankan sekitar 27 orang penduduk, Desa Nagoro mayoritas dihuni boneka yang total hari ini mencapai sekitar 270 boneka.
Baca Juga: Menyimak Kembali Festival Ngejot, Tradisi Lebaran Khas Desa Lenek
Boneka-boneka tersebut pertama kali dibuat sekitar medio 2002, oleh Ayano, seorang warga yang merancang orang-orangan sawah pengusir burung untuk membantu ayahnya bertani.
Seorang warga lain yang tertarik dengan boneka berpakaian lengkap layaknya manusia tersebut lantas mengusulkan untuk memperbanyak boneka agar desa tak terlihat sepi.
Untuk membuat boneka-boneka tersebut, Ayano membutuhkan waktu hingga tiga hari. Ia menambahkan efek kuas merah pada pipi bonekanya agar terkesan kian hidup dan menarik.
Kini, bak penduduk setempat, desa ini dapat ditemukan nyaris di setiap sudut desa. Di ruang kelas sekolah, di pos kamling, di pinggi jembatan, hingga di depan toko warga.
Desa rubah di Miyagi
Membentang di Gunung Zao, prefektur Miyagi, Jepang, desa Zao Kitsune Mura dihuni ratusan ekor rubah dari enam spesies yang berbeda.
Berita Terkait
-
Serangan Siber Terus Meningkat, Perlindungan Data Pribadi Tak Bisa Lagi Hanya Andalkan Teknologi
-
Misi Mandiri Teknologi, Kepala BRIN Targetkan Indonesia Tak Lagi Bergantung pada Chip Asing
-
Rumah Makin Hemat, Modena Hadirkan Eco Series dengan Kompor 200 Watt dan Inverter
-
Yonyou Network Indonesia Bagikan Pengalaman Lokalisasi ERP di Ajang DTI Series 2026
-
Gempa Kumamoto Jepang Tewaskan 38 Orang, Lumpuhkan Pasokan Air Ribuan Rumah
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap