Suara.com - Memasuki usia produktif bekerja, membuat kamu jadi jarang hangout dengan sahabat. Nah menurut riset, ternyata hangout bareng sahabat baik untuk kesehatan mental lho.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford, bersantai dengan sahabat setidaknya dua kali dalam seminggu baik untuk kesehatan mental dan fisik.
Selain itu dikatakan bahwa orang yang mempunyai banyak teman cenderung tidak sering jatuh sakit. Mereka diketahui lebih cepat sembuh bahkan setelah menjalani operasi.
"Angka dua kali seminggu berasal dari temuan kami bahwa ini adalah jumlah waktu yang biasanya kamu habiskan bersama sahabat atau keluarga terdekat," ungkap profesor psikologi evolusi Dr. Robin Dunbar dilansir dari laman Huffington Post.
"Untuk kedua jenis kelamin, memiliki jaringan sosial yang besar dan terintegrasi dengan baik memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan fisik dan emosional," lanjutnya.
Berdasarkan hasil survei, profesor tersebut mengungkapkan bahwa pria lebih cenderung memiliki empat atau lima sahabat untuk bergaul dengan mereka secara teratur, sementara wanita fokus pada menumbuhkan hubungan dengan satu orang yang mereka anggap sebagai sahabat sejati.
"Ada kualitas dalam persahabatan yang bisa kita anggap sebagai teman yang sangat dekat, teman dekat, teman baik atau hanya sekadar teman. Dan ini mencerminkan seberapa sering kebersamaan dan kontak terjadi (mulai dari beberapa kali dalam seminggu sampai setahun sekali)," kata profesor tersebut.
"Dalam konteks ini, kita berbicara tentang orang-orang yang kita dengan senang hati untuk menginvestasikan waktu melihat dan bertemu mereka, mereka yang pertama kali bersedia membantu kamu ketika mengalami kesulitan," lanjutnya.
Makna dari riset profesor tersebut adalah disarankan untuk mempunyai teman dalam hidup ini. Manusia bisa mengatasi stres dengan lebih baik ketika mereka mengetahui bahwa mereka memiliki teman-teman untuk berbagi cerita.
Baca Juga: Cuma Sebulan Sudah Cerai, YouTuber Ini Nikahi Ibu Sahabatnya Demi Konten?
"Dan kunci untuk mempertahankan persahabatan yang kuat adalah bertemu dua kali seminggu serta melakukan hal-hal yang menyenangkan dengan orang yang paling dekat denganmu," saran profesor tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda
-
Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka
-
Sunscreen untuk Melasma di Usia 40 Tahun, 4 Rekomendasi Ini Bantu Lindungi Kulit dari Flek Hitam
-
Pendapatan Negara di Lampung Tembus Rp6,19 Triliun di Semester I 2026
-
Dear Suporter Garuda! Rizky Ridho Kirim Pesan Tegas Usai Kekalahan Memalukan Indonesia
-
EDF Matikan Reaktor Nuklir Prancis Akibat Kekeringan Parah Sungai Meuse dan Moselle
-
Tangan Terikat dan Kaki Hilang, Pelaku Mutilasi Sadis di Depok Akhirnya Tertangkap!
-
Dari Reruntuhan Menuju Harapan, Kisah SDN Kebayoran Lama Selatan 09
-
Akal Bulus Infantino Pertahankan Jabatan Dibongkar PSSI-nya Yordania: Dia Tukang Peras!
-
Rabu Kelabu di Banjar, Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah, Pemadaman Berlangsung Dramatis