Suara.com - Bupati Sukabumi Genjot Situgunung Jadi Kawasan Sport Tourism.
Membentang di pesisir barat daya dan selatan Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi terbilang menyimpan banyak potensi yang dapat membuat pelancong betah berlama-lama di sini.
Bentangan daerahnya yang beragam dari dataran tinggi pegunungan, sampai pantai-pantai indah menjadikan tempat yang tak jauh dari Jakarta ini menjadi tempat destinasi liburan akhir pekan favorit.
Bicara soal potensi wisata Sukabumi, Suara.com sempat berkunjung ke Sukabumi dan berbincang banyak hal dengan Bupati Sukabumi, Drs. H. Marwan Hamami. Beliau bercerita banyak soal kemajuan-kemajuan pariwisata di Sukabumi. Berikut petikan wawancaranya.
Memiliki daerah dengan bentang alam menarik sekaligus indah, bisa dijabarkan sedikit soal pembangunan pariwisata, khususnya wisata alam di Sukabumi?
Jika hari ini melihat Sukabumi dengan potensi sumber daya alam yang Allah berikan, potensi ini tentu bisa menjadikan satu nilai lebih untuk diberdayakan. bagaiamanapun SDA di wilayah Sukabumi punya keunggulan masing-masing,"
Sesuai dengan RPJM, kita bergerak cepat pada pertumbuhan berbasis kawasan, yang berfokus dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Sukabumi pernah mendapat julukan sebagai kawasan tertinggal. Nah, kini berusaha menemukan potensi wisata yang bisa dikembangkan terutama wisata alam yang kita punya.
Baca Juga: Yuk Catat! Jadwal dan Rundown Acara Event Lari Situgunung Trail Run 2019
Selain mengembangkan wilayah pertanian dan perkebunan, kami melihat wisata itu dari style atau hobi si wisatawan. Anda punya hobi apa? offroad, motor cross, berburu, arung jeram, wisata laut, atau gunung? Semua kini ada di Sukabumi.
Geopark Ciletuh di Pelabuhan Ratu, kini mulai menjadi landmark dan ikon di Sukabumi. Namun kini kami fokus merancang wisata masa depan di kawasan utara Sukabumi. Tepatnya di Situgunung.
Apa yang bisa dikembangkan lagi dari Situgunung?
Selain Pelabuhan Ratu yang orang sudah kenal, Tanjung Lesung, kini kita kembangakan juga wisata gunung. Ada wisata jembatan Situgunung yang bisa menjadi ikon di kawasan Sukabumi Utara.
Nah, masuk ke kawasan Taman Nasional Gede Pangrango ini punya potensi lebih juga. Pertama menjadi hutan yang dilindungi secara nasional, dan menjadi hutan wisata. DI dalamnya, ada curug, ada hamparan kebun teh, potensi wisata tumbuh-tumbuhan hidroponik, dan yang mau kita inovasi lagi itu untuk memungkinkan penanaman bawang putih di ketinggian.
Setelah jalan tol atau double track jadi, Sukabumi ini menjadi lokasi yang super enak untuk dijadikan destinasi wisata andalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus
-
Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix