Suara.com - Balas Chat Atasan dengan Emoji OK, Perempuan Ini Langsung Dipecat.
Tidak ada ketentuan baku menggunakan emoji. Namun ada emoji tertentu yang tentu tidak bisa dikirim dalam situasi formal, seperti emoji tertawa terbahak-bahak atau muntah dan emoji yang bermakna 'kotor'. Tentu hal ini Anda sepakat.
Namun, ada seorang pegawai di China yang dipecat karena mengirim emoji 'ok' lewat pesan singkat, WeChat.
Seperti dilaporkan South China Morning Post, dia ditandai oleh manajernya dalam obrolan yang terjadi di grup kerja. Sang manajer meminta dia mengirim beberapa dokumen rapat, lalu ia membalasnya dengan emoji OK.
Hal tak terduga terjadi kemudian. Manajer rupanya marah dengan cara dia membalas dan memecatnya. "Anda harus menggunakan teks untuk membalas pesan jika Anda sudah menerimanya, tidakkah Anda tahu aturannya? Apakah ini tanda terima Anda?"balas manajer itu.
Perempuan itu merasa bahwa manajernya terlalu berlebihan dan rekan-rekannya setuju. Setelah kejadian itu, manajer mereka mengirimkan pengumuman resmi ke obrolan grup, bersikeras bahwa semua orang harus merespons dengan "Roger" ketika membalas pesan.
Cuplikan layar percakapan antara perempuan dan manajer itu diunggah di situs microblogging, Weibo. Postingannya mengumpulkan sekitar 280 juta views dan dukungan besar dari banyak karyawan.
Beberapa orang mengatakan bahwa seorang pemimpin yang baik harus dapat menerima gaya dan karakteristik komunikasi orang yang berbeda. "Alasan apa pun valid jika bos Anda ingin memecat Anda," komentar salah satu warganet.
Ini bukan kasus pertama karyawan di China telah dimarahi oleh manajer karena cara membalas pesan. Seorang karyawan pernah dimarahi dalam kasus sebelumnya karena membalas "Um" dalam bahasa China, yang diterjemahkan menjadi "dicatat".
Baca Juga: Ini Cara Membalas Pesan pada Pasangan agar Hubungan Bahagia
Cukup mendapat banyak dukungan tapi tidak tahu kelanjutan apakah dia dipekerjakan kembali atau tidak karena dukungan tersebut.
Bagaimana menurutmu? Apakah pegawai pantas dipecat karena membalas pesan atasan dengan emoji ok?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit
-
3 Bedak Tabur Wardah Terlaris di Shopee, Kualitas Bagus Menurut Review Pengguna
-
Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
-
5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker, Seri 530 Jadi 800 Ribuan
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama