Suara.com - Studi : Mahasiswa yang Tinggal di Asrama Kampus Berpotensi Lebih Sukses
Menurut para pakar pendidikan, mahasiswa yang tinggal dalam asrama atau perumahan kampus cenderung lebih berhasil dalam masa kuliah mereka dibanding siswa yang tinggal di luar kampus.
Ini mungkin karena perhatian mereka lebih terpusat pada belajar, dan tidak perlu pulang-pergi ke rumah orangtua atau tempat tinggal lain di luar kampus.
Ketika seorang calon mahasiswa memilih perguruan tinggi dimana ia akan belajar, kemungkinan besar ia akan mempertimbangkan tinggal dalam perumahan yang tersedia dalam banyak kampus di Amerika.
"Kini kami menyediakan perumahan dengan berbagai fasilitas bagi mereka supaya suasana kampus bisa terus hidup dan ramai," seru Alvin Sturdivant, ketua asosiasi perumahan untuk perguruan tinggi dan universitas seperti mengutip VOAIndonesia.
Keuntungannya banyak, salah satunya adalah menghemat waktu dan ongkos transport, apalagi mengingat calon siswa itu akan belajar sedikitnya selama empat tahun di perguruan tinggi pilihannya.
"Dulu banyak perumahan kampus lebih mirip dengan asrama, dimana para siswa tinggal sekamar dengan tiga atau empat orang lainnya. Sistem asrama seperti itu lebih menekankan pada kehidupan komunal, dimana siswa bergantian mendapat tugas masak dan membersihkan kamar, dan bahkan menggunakan kamar mandi umum. Kini banyak perumahan yang disediakan kampus lebih mirip dengan kamar-kamar pribadi tempat mereka tinggal bersama orang tua, ketika masih bersekolah sampai tingkat SMA," lanjutnya.
Salah satu keuntungan tinggal di perumahan kampus adalah, siswa tidak perlu direpotkan oleh berbagai hal seperti siapa yang harus masak, siapa yang harus membersihkan kamar dan siapa yang harus dipanggil untuk memperbaiki keran yang bocor atau lampu yang mati.
“Kalian bisa memusatkan perhatian pada pelajaran dan mendapatkan pendidikan kelas satu,” kata Mari Anne Brocker, wakil kepala perumahan dan informasi tentang perumahan di Universitas Illinois di Urbana-Champlain, dimana terdapat 11.000 mahasiswa yang tinggal di kampus.
Baca Juga: Viral! UPN Jakarta Syaratkan Mahasiswa Miliki 10 Ribu Subscriber YouTube
"Riset menunjukkan bahwa siswa yang tinggal di kampus biasanya mendapat angka akademis yang lebih tinggi, lebih sukses dalam studi dan lebih besar kemungkinan akan menamatkan pendidikan dengan sukses," lanjut Brocker.
Keuntungan lain tinggal di kampus adalah terbukanya kesempatan untuk membentuk kelab-kelab belajar dimana para siswa bisa berbagi pengetahuan dengan siswa-siswa dari kelas yang lebih tinggi.
Tapi, karena ada ribuan mahasiswa yang tinggal dalam perumahan kampus, juga muncul berbagai hal yang menyangkut masalah keamanan. Kadang-kadang ada masalah penggunaan narkotika, masalah kesehatan mental dan konflik-konflik yang terkait hubungan antar-siswa yang bisa menjurus pada aksi kekerasan atau serangan seksual.
Jadi berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk tinggal dalam perumahan kampus? Menurut Urban Institute, sebuah lembaga riset nirlaba, ongkos rata-rata mahasiswa tahun pertama berkisar antara 10 sampai 11 ribu dollar per tahun atau sekitar Rp 150 jutaan di universitas negeri atau swasta.
Biaya itu akan naik sekitar 25 persen ketika mahasiswa mencapai tahun ketiga dan keempat kuliah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!