Suara.com - Sekilas menyerupai gulai dengan warna kuning kecokelatannya nan khas, empal gentong menjelma salah satu sajian kuliner asli Cirebon yang kerap jadi buruan para wisatawan yang menyambangi Kota Wali.
Disajikan berupa olahan daging sapi hingga jeroan macam usus dan babat, tak sulit kita merasa ketagihan mencecap kelezatan kuliner istimewa ini.
Di Cirebon, salah satu empal gentong yang terkenal dengan cita rasanya nan melegenda dapat ditemukan di warung Empal Gentong Krucuk di Jalan Slamet Riyadi Nomor 5, Kesenden, Kejaksan, Kota Cirebon.
Selain Empal Gentong Krucuk, Cirebon juga memiliki deretan kuliner legendaris yang tersohor akan kelezatannya. Beberapa di antaranya dihimpun Suara.com di sini. Apa saja?
Nasi Lengko H. Barno
Bertempat di Jalan Pagongan No. 15 B, Cirebon, Nasi Lengko H. Barno konsisten menyuguhkan sajian legendaris bercita rasa istimewa sejak tahun 1968.
Seporsi Nasi Lengko H. Barno dijajakan bersama nasi, potongan tahu, tauge, mentimun, bawang goreng dan siraman bumbu kacangnya nan menggiurkan.
Beroperasi dari pukul 06.00 hingga 21.00 WIB, Nasi Lengko H. Barno dibanderol dengan harga berkisar Rp 10 ribu.
Nasi lengko yang dijajakan di Jalan Pagongan No. 15 B ini kian sempurna dengan sajian sate kambing berdaging empuknya yang dibanderol sekitar Rp 20 ribu per sepuluh porsi.
Docang
Docang, sajian kuliner yang sekilas menyerupai lontong sayur ini kerap disajikan bersama potongan lontong, tauge, singkong, oncom, berbalur kuah dage nan hangat.
Rasanya yang tak terlalu pedas kian lengkap tatkala ditambahkan remahan kerupuk putih sebagai toppingnya.
Di Cirebon, kita dapat menemukan docang dijajakan di sekitar alun-alun Cirebon maupun pusat perbelanjaan setempat.
Selain memiliki cita rasa yang khas, docang juga memiliki sejarah nan menarik.
Konon, dahulu tatkala para Wali Songo menyiarkan agama Islam di Cirebon, seorang penguasa setempat bernama Pangeran Rengganis berusaha meracuni mereka dengan masakan yang hari ini kita kenal sebagai docang.
Berita Terkait
-
Menelusuri Jejak Pecel dalam Buku Katjang Tjina dalam Kuliner Nusantara
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Mampir ke Warung Brodin Nganjuk: Menu Beragam, Rasa Tak Asal-asalan
-
Jakarta dalam Sepiring Cerita Kuliner di Buku 'Jakarta A Dining History'
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Urutan Merawat Kulit Wajah Sebelum Tidur: Rahasia Wajah Segar dan Bebas Jerawat
-
7 Parfum Pria Aroma Woody, Wangi Maskulin Mewah dan Tahan Lama!
-
5 Bedak Padat Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Simpel Flawless
-
7 Fakta Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon: Isu Akses Udara Bebas hingga Kemitraan MDCP
-
Awal Mula Terbongkarnya Kasus Pelecehan Seksual Oleh 16 Mahasiswa FH UI di Grup Chat
-
Lowongan Kerja Kapal Api Group Terkini: 8 Daftar Perusahaan, Lokasi, dan Syarat Lengkap
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Teh dari Brand Lokal, Wangi Segar Bikin Nyaman
-
Potensi Besar Industri Daur Ulang, Mengapa Masih Dianggap Murah dan Berkualitas Rendah?
-
7 Fakta Kasus Dugaan Pelecehan FH UI: 16 'Bukan Mahasiswa Biasa' Terlibat Skandal WAG dan Line
-
5 Sepeda Gunung Lokal Kualitas Internasional yang Tahan Banting dan Serbaguna