Di beberapa daerah di Indonesia, buah ini dijuluki sebagai nangka beurit, nongko cino, cubadak hutan, dan tiwadak.
Cempedak dapat diolah menjelma bermacam olahan kuliner. Di Kalimantan Selatan misalnya, cempedak diolah menjadi makanan gurih nan menggugah, manday. Lauk yang pas disantap bersama nasi hangat.
Manday, kuliner khas Kalimantan Selatan ini menggunakan kulit cempedak yang diawetkan sebagai bahan dasar pembuatannya.
Untuk membuat manday, kulit cempedak harus diawetkan terlebih dahulu menggunakan air yang dicampur garam, lantas ditutup rapat dalam waktu yang cukup lama.
Konon semakin lama diawetkan, rasa manday kian istimewa. Setelah selesai diawetkan, manday dapat dimasak dengan bermacam cara, digoreng, digulai bahkan dibakar.
Gangan humbut dari bambu muda
Gulai sayur tradisional khas Kalimantan Selatan ini memiliki cita rasa manis nan gurih. Masyarakat setempat menyebutnya gangan humbut.
Perpaduan rebung (bambu muda) dan iga sapi dengan siraman kuah nan kaya rempah ini membuat siapa saja mudah jatuh hati dengan kelezatannya.
Makanan bersantan yang kian sempurna disantap bersama nasi hangat ini kerap disajikan saat acara hajatan dan perkawinan di Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Berlibur ke Lombok, Menyantap 4 Kuliner Legendaris Khas Pulau Seribu Masjid
Untuk membuatnya pun cukup mudah. Langkah pertama, cuci bersih ½ kg iga sapi dan 3 ons rebung yang telah dipotong sesuai selera.
Rebus potongan iga sapi hingga matang, dan simpan air sisa rebusannya untuk membuat kaldu sekitar setengah liter.
Selanjutnya, panaskan minyak kemudian tumis bumbu yang sudah dihaluskan, terdiri dari 6 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, ½ sdt jintan, 1 sendok makan ketumbar, 2 cm kunyit yang dibakar, 2 buah cabai merah keriting, 2 buah cabai merah besar hingga 2 butir kemiri yang disangrai.
Campurkan ke dalam tumisan, 1 cm lengkuas yang ditumbuk, dan 2 lembar daun salam hingga aroma harum menyerbak.
Lalu masukkan iga sapi yang telah direbus dan aduk hingga rata.
Setelahnya, tambahkan 1 ons parutan kelapa yang telah disangrai dan dihaluskan. Aduk hingga merata.
Tuangkan air kaldu bersama 3 ½ sendok teh garam dan 1 sendok teh gula pasir. Masak hingga mendidih.
Setelah mendidih, tambahkan 1 liter air, ¾ liter santan dan potongan rebung. Aduk dan masak hingga benar-benar matang.
Gangan humbut khas Kalimantan Selatan pun siap dihidangkan!
Tumis kalakai dari tanaman rawa kalakai
Kalakai, tanaman sejenis paku-pakuan ini mudah ditemukan tumbuh di sepanjang rawa Kalimantan.
Oleh masyarakat setempat, kalakai kerap diolah menjadi bahan tumisan maupun sup.
Cita rasanya yang gurih, teman santap yang sempurna bersama nasi hangat dan aneka lauk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
5 Lipstik Matte yang Dipuji Gak Bikin Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya
-
Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya
-
Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat