- PT Asuransi MSIG Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi Ancileo asal Singapura untuk meningkatkan layanan asuransi perjalanan.
- Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kapabilitas digital guna menyediakan solusi perlindungan yang modern, cepat, serta fleksibel bagi masyarakat.
- Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perlindungan perjalanan domestik dan internasional yang meningkat akibat gaya hidup masyarakat dinamis.
Suara.com - Jalan-jalan kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Tidak hanya untuk liburan, perjalanan juga dilakukan untuk urusan pekerjaan, bisnis, pendidikan, hingga sekadar healing singkat di akhir pekan.
Mobilitas masyarakat yang semakin tinggi membuat kebutuhan akan perlindungan selama perjalanan juga ikut meningkat.
Risiko seperti keterlambatan transportasi, kehilangan barang, hingga gangguan kesehatan saat bepergian menjadi hal yang perlu diantisipasi sejak awal.
Karena itu, kehadiran layanan asuransi perjalanan kini semakin relevan, baik untuk perjalanan internasional maupun domestik.
Melihat perubahan kebutuhan masyarakat tersebut, PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) menjalin kemitraan dengan Ancileo, perusahaan teknologi asuransi perjalanan berbasis di Singapura.
Kolaborasi ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapabilitas MSIG Indonesia dalam menghadirkan solusi perlindungan perjalanan yang lebih modern, mudah diakses, dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis.
Kemitraan ini juga menjadi bagian dari upaya MSIG Indonesia dalam memperluas layanan digital dan meningkatkan pengalaman pelanggan di sektor asuransi perjalanan.
Dengan dukungan teknologi dari Ancileo, MSIG Indonesia berharap dapat memberikan layanan perlindungan yang lebih cepat, fleksibel, serta relevan dengan kebutuhan para pelaku perjalanan masa kini.
Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia, Bernardus P. Wanandi, mengatakan bahwa perubahan pola perjalanan masyarakat Indonesia saat ini menunjukkan adanya transformasi gaya hidup yang semakin aktif dan mobile.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
Menurutnya, kebutuhan perlindungan perjalanan kini tidak hanya penting bagi masyarakat yang bepergian ke luar negeri, tetapi juga semakin dibutuhkan dalam aktivitas perjalanan domestik sehari-hari.
“Perubahan pola perjalanan masyarakat Indonesia adalah cerminan dari gaya hidup yang semakin dinamis. Kebutuhan akan perlindungan perjalanan pun ikut berevolusi, kini tidak lagi hanya relevan untuk perjalanan internasional, tetapi juga semakin penting dalam perjalanan domestik sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa MSIG Indonesia berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra terpercaya yang mampu memberikan solusi perlindungan inovatif dan mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
“MSIG Indonesia berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra terpercaya yang menghadirkan solusi perlindungan yang mudah diakses, inovatif, dan memberikan ketenangan pikiran di setiap perjalanan,” lanjut Bernardus.
Sementara itu, CEO MSIG Asia, Clemens Philippi, menilai kolaborasi dengan Ancileo menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi MSIG di industri asuransi umum Asia.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan meningkatnya mobilitas masyarakat di kawasan Asia menjadi peluang besar untuk menghadirkan layanan asuransi yang lebih relevan dan bernilai tambah.
“Langkah ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat posisi kepemimpinan MSIG di pasar asuransi umum Asia. Kami terus berinvestasi dalam inisiatif pertumbuhan berdampak tinggi untuk mempercepat kapabilitas digital kami, seiring dengan pertumbuhan perjalanan di kawasan ini,” kata Clemens.
Hal senada juga disampaikan oleh Founder & CEO Ancileo, Olivier Michel. Ia menyebut kerja sama ini bukan hanya soal ekspansi bisnis, tetapi juga menjadi langkah untuk menciptakan transformasi baru dalam industri asuransi perjalanan di Asia.
“Kami percaya kolaborasi ini bukan sekadar pengembangan bisnis, tetapi juga langkah untuk mendefinisikan ulang bagaimana asuransi perjalanan dapat memberikan nilai nyata bagi nasabah dan mitra di Asia,” tutup Olivier Michel.
Berita Terkait
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!
-
Di Era Flexing, Hidup Sederhana Malah Terlihat Memalukan
-
Loud Budgeting: Seni Jujur Soal Uang Tanpa Perlu Terlihat Miskin
-
Membaca Perjalanan Mustahil Samiam: Sebuah Petualangan Mencari Akar yang Mengusik Logika
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan
-
BRI Bebaskan Biaya Potongan QRIS (MDR 0%) Lewat BRImerchant, Ini Caranya
-
Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor
-
AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia
-
Contoh Teks MC Malam Tirakatan 17 Agustus Lengkap dengan Doa dan Susunan Acara
-
Prabowo Klaim Kinerja Pemerintahannya 'Oke', Gerindra Sodorkan Angka Kepuasan Publik
-
2 Rekomendasi Cushion Make Over Terbaik dengan Full Coverage, Tahan 24 Jam
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026 Malam Ini: Jorge Martin Pole, Veda Ega Bakal Tancap Gas di Moto3
-
Kronologi Santri di Jakabaring Diduga Dianiaya Ustaz hingga Mata Lebam, Dilaporkan ke Polisi
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Saat Kemiskinan Merampas Kebebasan Cinta