Suara.com - Jadi Destinasi Wisata, Yogyakarta Diharap Terus Upgrade Konten.
Sebagai rujukan wisatawan domestik maupun mancanegara, Yogyakarta punya pekerjaan rumah yang cukup serius dan berkesinambungan. Selain pengaturan jalur transportasi ke tempat-tempat tujuan wisatawan, perawatan dan perbaikan layanan juga harus ditingkatkan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang menegaskan, berbagai predikat yang disandang Yogyakarta, salah satunya sebagai kota wisata harus diimbangi dengan pengembangan kawasan wisata agar tidak ketingalan jaman. Kalau tidak ada perbaikan maka akan ditinggal wisatawan.
"Hal ini terkait dengan konten-konten dan destinasi-destinasi wisata yang ada di kota Jogja tentunya. kalau kita tidak berbenah atau update bahkan upgrade nanti lambat laun kehadiran wisatawan di Jogja ini akan habis," papar Tion di Taman Pintar, Yogyakarta, Selasa (2/7/2109).
Dicontohkan Tion, Taman Pintar Yogyakarta haruas terus mengembangkan konten secara berkala. Sebab Taman Pintar saat ini sudah berdiri 11 tahun sehingga wahananya pun perlu diperbarui.
"Namun update atau bahkan upgrade terhadap konten maupun wahana harus tetap dalam lingkup atau frame edukasi, yang memiliki penekanan-penekanan pada aspek edukasi. karena kalau kita berbicara destinasi wisata minat khusus, taman pintar ini menjadi salah satunya," imbuh Tion.
Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar, Afia Rosdiana mengatakan angka pengunjung lebaran lalu mencapai 8.000 pengunjung dalam sehari.
"Dengan demikian pekerjaan beratnya adalah bagaimana kami juga memberikan edukasi kepada pengunjung bahwa kita sama-sama merawat semua permainan dan fasilitas yang ada disini. Tapi disisi lain kami sebenarnya juga senang kalau permainan atau fasilitas itu rusak, karena dengan demikian berarti fasilitas tersebut ada yang menggunakan dan berguna," jelasnya.
Afi mencontohkan, salah satu wahana Taman Air Menari merupakan permainan yang paling digemari pengunjung, terutama anak-anak. Selain bisa diekplorasi secara cuma-cuma, wahana ini juga berada di luar ruang.
Baca Juga: Manipulasi Laporan Keuangan, Dirut Garuda Didesak Segera Dicopot
"Akan sangat baik jika semakin banyak anak dan orang tua yang akan mendapatkan edukasi serta memanfaatkan fasilitas stimulasi luar ruang sehingga menjadi destinasi wisata untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak mereka,Yogyakarta diharap terus upgrade konten" tandasnya. Yvesta putu
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
Konsep Lakeside Living Makin Diminati, Ini Tips Memilih Hunian di Tepi Danau