Suara.com - Ada banyak cara untuk kulit terlihat coklat eksotis. Mulai dari berjemur di bawah sinar matahari hingga memakai losion tanning. Alih-alih memilih dua hal itu, wanita berikut menggelapkan kulit dengan menghirup produk tanning lewat hidung.
Melansir dari Metro, Jamie McBride menggunakan semprotan hidung khusus untuk mendengus produk yang diklaim bisa menggelapkan kulit lebih efektif.
Alat semprot hidung atau nasal spray berisi produk penggelap kulit yang diyakini bisa mengubah warna kulit dari dalam.
Wanita berusia 28 tahun ini memilih memakai nasal spray karena mengaku terlalu takut jika ia harus disuntik demi mendapatkan kulit yang lebih cokelat.
Dia berkata, "Saya pertama kali mengetahui tentang nasal spray ketika beberapa teman mencobanya. Mereka merekomendasikan karena tahu saya tidak suka jarum dan tidak akan pernah menyuntikkan diri."
Selama ini ia tidak melihat efek samping yang terjadi dan puas dengan hasil yang didapat. Jamie mendapati kulitnya jadi lebih cokelat dan berkilau setelah menggunakan produk tersebut.
Obsesi memiliki kulit gelap memang sudah lama diinginkan Jamie. Sebelum menemukan produk tanning nasal spray, ia rutin perawatan dengan tanning bed atau sunbed di salon kecantikan dua kali, bahkan sampai empat kali seminggu. Kini Jamie hanya perlu tanning sekali seminggu karena sudah dibantu dengan nasal spray di rumah.
Produk tersebut diklaim berfungsi selayaknya pil-pil tanning yang dijual secara online. Nasal spray tanning disebutkan mengandung senyawa kimia melanotan yang bisa mendorong produksi melanin, menjadikan kulit lebih gelap.
Meski begitu, menyemprotkan penggelap kulit langsung ke lubang hidung bukannya tanpa risiko.
Baca Juga: Berhenti Lakukan Ini pada Wajah Anda Jika Tidak Ingin Kulit Rusak Parah
Tanning dengan nasal spray sudah dilarang penggunaannya di Inggris. Produk tersebut juga tidak mendapatkan lisensi keamanan produk dari badan pengawas obat dan makanan.
"Melanotan bukan obat berlisensi dan oleh karena itu kualitas dan keamanannya belum diuji; tidak ada informasi yang disimpan di mana atau bagaimana dibuat atau apa yang dikandungnya."
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Kronologi Pelecehan Seksual Sutradara terhadap Anak di Bawah Umur Berkedok Casting Film
-
Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Mengapa Harus Reapply Sunscreen? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Cara Mengubah Jadwal Tiket Kereta Api dengan Mudah dan Cepat, Ini Syaratnya
-
6 Lokasi Penukaran Uang Baru Kas Keliling Pintar BI di Jogja, Jangan Sampai Kehabisan
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Pasangan Alumni LPDP Terancam Blacklist
-
Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?
-
Micellar Water Boleh Dipakai 3 Kali Sehari? Ini 7 Rekomendasi Aman Mulai Rp20 Ribuan
-
Gagal War Tukar Uang Baru di PINTAR BI? Ini Tips dan Panduan Lengkapnya