Suara.com - 5 Anggapan Keliru Liburan ke Selandia Baru yang Wajib Diketahui.
Liburan menjadi sebuah kesempatan sangat berharga yang harus dimaksimalkan, apalagi jika ingin berkunjung ke destinasi yang sangat mengagumkan seperti Selandia Baru.
Jika Anda mempertimbangkan untuk mengunjungi Selandia Baru tetapi masih khawatir dengan beberapa anggapan keliru tentang perjalanan ke negara tersebut. Merangkum dari Tourism New Zealand, inilah mitos dan fakta tentang Selandia Baru yang tidak perlu dikhawatirkan.
1. Sulit untuk menjelajahi Selandia Baru
Selandia Baru memiliki bentangan alam yang beragam, mulai dari pantai hingga puncak gunung bersalju. Hal ini mungkin menimbulkan persepsi pada sebagian orang bahwa berkeliling Selandia Baru akan cukup merepotkan.
Pada kenyataannya, Selandia Baru telah mengintegrasikan transportasi umum mereka, terutama di kota-kota besar seperti Auckland dan Wellington. Anda dapat menaiki seluruh transportasi umum, seperti kereta atau kapal feri hanya dengan menggunakan kartu prabayar, seperti AT HOP dan Snapper. Kartu tersebut dapat dibeli dengan mudah secara daring ataupun luring di toko serba ada dan terminal. Pembayaran dengan kartu juga lebih murah jika dibandingkan dengan membayar secara tunai. Tidak perlu khawatir membuang waktu karena sebagian besar transportasi umum di Selandia Baru berangkat setiap 10 menit.
Cara lain untuk menikmati Selandia Baru secara maksimal adalah dengan naik kereta TransAlpnie. Transportasi antar kota ini memungkinkan kita untuk dapat melakukan perjalanan sambil menikmati pemandangan menakjubkan di bagian selatan bumi tersebut.
2. Selandia Baru hanya berisi petualangan ekstrem
Selandia Baru memang sering dikenal sebagai tempat terbaik untuk melakukan kegiatan petualangan alam bebas. Namun negara ini memiliki banyak hal lain yang bisa dinikmati, mulai dari kegiatan yang memacu adrenalin hingga kegiatan santai.
Baca Juga: 6 Momen Liburan Bunga Citra Lestari Jelajah Nusa Tenggara Timur
Jika Anda ingin memacu adrenalin, cobalah Skydiving Taupo yang akan memberikan pengalaman terjun bebas berkecepatan 200km/jam dan dilanjutkan dengan terbang menggunakan parasut hingga mendarat. Namun, jika Anda ingin melakukan kegiatan yang lebih santai, berlayar dengan The Dream Cruises bisa menjadi pilihan. Kapal pesiar ini dapat memanjakan Anda dengan berbagai pilihan makanan, fasilitas kecantikan dan kesehatan, berbagai jenis hiburan, olahraga, dan tak ketinggalan juga rekreasi. Semuanya bisa dilakukan sambil menikmati pemandangan memukau di Selandia Baru.
Pengalaman menarik lain yang dapat dicoba adalah mengunjungi Wellington Chocolate Factory untuk melihat secara langsung seluruh proses pembuatan coklat, mulai dari biji hingga menjadi coklat yang lezat. Anda juga dapat memesan tur untuk berwisata coklat sambil mencoba semua coklat yang diproduksi.
3. Selandia Baru sangat dingin
Berlokasi di belahan bumi bagian selatan, Selandia Baru memiliki jenis iklim yang berbeda musim panas dimulai pada akhir tahun, sementara musim dingin pada pertengahan tahun. Suhu di bulan Januari dan Februari adalah yang paling hangat, sementara bulan Juli adalah saat-saat terdingin.
Bagi orang Indonesia yang terbiasa dengan cuaca tropis, disarankan untuk mengenakan satu mantel hangat atau beberapa helai baju. Sementara saat Musim Semi dan Musim Panas, sebagian besar Kiwi sebutan bagi orang-orang di Selandia Baru menikmati matahari yang cerah sambil menaiki kayak ditemani lumba-lumba dan anjing laut di Kaikoura, atau menikmati angin sepoi-sepoi di Central Park Wellington.
4. Tidak banyak pilihan makanan
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
4 Body Creme Viva Cosmetics dengan Aroma Enak dan Manfaat untuk Kulit
-
Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya
-
8 Sabun Cuci Muka Mencerahkan Wajah di Alfamart dengan Harga Ramah di Kantong
-
Tak Hanya Angkat Isu Lingkungan, Teater Jaran Abang Terapkan Prinsip Berkelanjutan di Balik Panggung
-
Oktober 2026, Cikuray via Tapak Gerot Bakal Jadi Gunung Bebas Sampah Pertama di Jabar
-
Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
-
Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto yang Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar
-
Tidak Lagi Ingin Awet Muda, Tren Kecantikan Beralih Jadi Menua dengan Sehat
-
5 Daftar Saham Haji Isam Paling Cuan, Baru Saja Borong Saham PACK Rp936 Miliar
-
Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya