Suara.com - Jelajah Alam Bebas Lihat Hewan Liar ala Afrika, Ini 3 Kegiatan Serunya.
Melihat binatang di alam bebas bukan hanya milik kawasan alam hutan Afrika. Ada lahan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Barumun, Padang Lawas, di Sumatera Utara, yang juga memiliki memiliki konsep wisata yang serupa.
Apa aja yang bisa Anda lakukan di lahan hutan luas untuk wisata eksklusif bagi wisatawan dan turis yang lakukan konservasi ini:
1. Melihat Gajah di Alam Bebas
Binatang yang berada di alam bebas ini ada area khusus gajah dan harimau Sumatra. Di padang savana tepatnya di tengah parit buatan, pengunjung dari perbukitan dengan leluasan melihat gajah yang sedang bermain.
Di sini gajah dan harimau diberikan penanganan khusus dengan pengawasan 24 jam untuk keamanan turis atau wisatawan yang datang.
Pasalnya, jauh dari kota, turis atau wisatawan mengunjungi Hutan KPHK Barumun harus didampingi. Lahan pengawas atau petugas menawarkan kegiatan melihat gajah dari dekat, memberi makan, hingga berfoto. Namun, harus dengan dampingan petugas, karena luas lahan ini sendiri kurang lebih 36.261 hektare.
Jadi untuk keselamatan saat berada di tengah hutan, yang cukup banyak hewan liar, pengunjung yang berkeliling dengan mobil tanpa atap tersebut selalu didampingi dan ditunjukkan lokasi mengagumkan di area lahan KPHK tersebut.
Kehidupan gajah di KPHK Barumun terbilang cukup bebas dan terawat. Selain tersedia makanan berupa tebu yang ditanam sekian hektare khusus untuk makanan gajah, ada alam bebas yang juga dipenuhi pepohonan asri dan danau buatan yang cukup aman untuk gajah.
Baca Juga: Kompak Abis, Ini 5 Momen Liburan Olivia Jensen Bareng Kembarannya
2. Melihat Keindahan Danau Tasih
Danau Tasik jadi daya tarik bagi wisatawan dan turis yang berkunjung ke Kawasan Suaka Marga Satwa Barumun di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.
Danau itu merupakan danau buatan. Luasnya 23 hektare. Kalau musim kemarau airnya surut. Tapi, danau itu tampak sangat luas bila waktu memasuki musim hujan.
Sering kali pengunjung bisa gunakan getek atau sampan untuk menyeberang ke area kawasan hutan yang berada di seberangnya untuk menghemat waktu keliling hutan yang luas ini.
3. Pemandangan Perbukitan Bikin Damai
Bukan cuma konservasi, wisatawan dan turis yang mengunjungi kawasan lahan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Barumun, Padang Lawas, Sumatera Utara ini juga akan terpukau dengan alam perbukitannya yang berada di dalam hutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil