Suara.com - Cahaya Ponsel dan Polusi Jadi Penyebab Kasus Penuaan Dini di Era Modern
Penuaan dini merupakan salah satu permasalah kulit yang sering ditemui di era gaya hidup serba praktis seperti sekrang ini.
Menurut Brand & Product Marketing Manager untuk Erha Rejuvenage, Vanny Sevilla, ada tiga penyebab penuaan kulit di era modern seperti sekarang. Kira-kira apa saja?
1. Polusi
Jurnal Dermatological science mengungkapkan bahwa kandungan polusi udara mengandung radikal bebas yang merusak kolagen hingga dapat menimbulkan kerut dan bintik hitam.
2. Blue light
Blue light biasanya bersumber dari benda-benda elektronik mulai dari ponsel pintar, laptop, tablet, televisi, serta pada lampu LED atau fluerescent dan sinar matahari. Paparan blue light dapat meningkatkan risiko penuaan karena menyebabkan stres pada kulit serta meningkatkan risiko garis halus dan kerutan.
3. Radiasi sinar matahari
Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berasal dari sinar matahari dapat menembus lapisan kulit, merusak jaringan kulit bahkan hingga ke bagian DNA kulit yang pada akhirnya dapat memperlihatkan tanda penuaan berupa bintik hitam.
Baca Juga: Fenita Arie Bocorkan Rahasianya Mencegah Penuaan Dini pada Kulit Wajah
"Kebanyakan memang paparan polusi, sinar matahari, blue light dapat menyebabkan prematur aging (penuaan dini). Padahal tiga hal itu faktor penting dalam lifestyle kita sekarang," kata Vanny dalam acara peluncuran produk Erha Rejuvenage Age Corrector Series di Jakarta, Selasa, (6/8/2019).
Ia melanjutkan, dengan mengetahui penyebab penuaan dini, maka diharapkan masyarakat bisa mendapatkan solusi tepat dan sesuai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!