Lifestyle / Food & Travel
Kamis, 08 Agustus 2019 | 11:04 WIB
(Pixabay Free Statue)

Suara.com - Tercatat sekitar 31 orang tewas dalam penembakan massal yang terjadi di Dayton dan El Paso, Amerika Serikat. Peristiwa berdarah ini terjadi pekan lalu, 3-4 Agustus 2019.

Menanggapi insiden tersebut, beberapa negara merilis travel warning bagi warganya yang hendak mengunjungi AS. Dua di antaranya, Venezuela dan Uruguay.

Laporan USA Today menyebut Venezuela bahkan telah menelurkan pernyataan yang mendesak warganya menunda perjalanan mereka ke Negeri Paman Sam.

Dalam keterangan resminya, pemerintah Venezuela merilis daftar kota yang dianggap paling berbahaya di AS, dari Detroit, Baltimore, Cleveland, St. Louis, Oakland, Atlanta, Stockton, Buffalo hingga Memphis.

Seruan serupa juga ditujukan pemerintah Uruguay yang mendesak warganya agar tidak menyambangi Amerika Serikat sementara waktu. Kekerasan atas nama rasisme yang meningkat pesat di AS jadi pokok kekhawatiran pemerintah Uruguay.

Selain Uruguay dan Venezuela, pemerintah Jepang pada awal Agustus juga gencar memperingatkan warganya yang berada di AS untuk selalu mewaspadai potensi terjadinya penembakan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Load More