Kebanyakan wanita menggunakan jari untuk memulas foundation di wajahnya. Sayangnya cara pakai make up ini kurang tepat untuk orang yang tipe kulit wajahnya kering. Memulas alas bedak dengan jari justru rentan membuat cracking.
Untuk menghindari hal ini, gunakan busa (sponge) untuk membaur dan memulas segala macam liquid makeup. Basahi dulu sponge dengan air agar mengembang, kemudian peras kelebihan airnya.
Penata rias dari Inggris, Wayne Goss, menyarankan Anda untuk menotol-notolkan dulu foundation cair di beberapa titik wajah dan leher. Setelah itu, gunakan sponge makeup yang lembap untuk meratakannya di seluruh wajah.
Gunakan busa dengan gerakan memantul, jangan digosok atau ditekan, agar produk make up bisa terserap dengan baik di kulit yang kering.
4. Tidak harus pakai bedak
Penata rias asal Boston, Dana Chasen Thomases, dikutip dari WebMD, berpendapat orang yang tipe kulit wajahnya kering tidak wajib untuk pakai bedak setelah selesai memulas make up. Pemakaian bedak di kulit kering umumnya bisa berisiko cracking sehingga makeup tidak akan tahan lama.
Namun jika tipe kulit Anda cenderung mengkilap di zona T (dahi, hidung, dan dagu), Anda dapat memoles sedikit bedak di area tersebut. Apabila wajah tidak berminyak sama sekali, sebaiknya tidak usah pakai bedak.
5. Rutin eksfoliasi wajah
Kadang kulit yang kering akan mulai terkelupas beberapa jam sesudah pakai makeup. Hal ini mungkin disebabkan karena adanya penumpukan kulit mati.
Baca Juga: Syahrini Dikabarkan Hamil, Hindari Penggunaan Makeup Seperti Ini!
Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa melakukan eksfoliasi wajah pakai scrub lembut.
Menurut dr. Tanzi, orang dengan tipe kulit kering wajib melakukan eksfoliasi untuk menghilangkan lapisan kulit mati. Setelah eksfoliasi, Anda juga disarankan untuk melembapkan kulit dengan pelembap yang teksturnya cair.
Jadi penting kenali jenis kulitmu untuk menentukan perawatan dan pakai makeup sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?