Suara.com - Spanyol merupakan salah satu negara di benua Eropa yang cocok untuk dijadikan destinasi wisata.
Bukan cuma kaya akan objek wisata, Spanyol juga memiliki aneka macam tradisi dan budaya serta pemandangan yang menakjubkan.
Namun, sebelum menginjakkan kaki di Spanyol, ada beberapa hal soal kebiasaan setempat yang perlu Anda ketahui.
Seperti dirangkum dari Buzzfeed, berikut sederet tips mengenai kebiasaan orang Spanyol yang dapat berguna bagi turis.
1. Roti di meja restoran tidak gratis
Kebanyakan restoran di Spanyol akan menghidangkan roti di meja tanpa bertanya lebih dulu. Namun, ketahuilah jika roti-roti ini tidak gratis.
Seringnya, restoran di Spanyol akan meminta tamu untuk membayar jika mereka memakan roti yang dihidangkan.
2. Jam makan yang lebih larut dari biasa
Di Spanyol, orang-orang akan dianggap aneh jika pergi makan malam pada pukul 7 malam.
Baca Juga: Geledah Toilet Pesawat, Polisi Bandara Spanyol Temukan Mumi Janin
Ini karena orang Spanyol makan lebih larut dibandingkan kita. Mereka makan siang pukul 2 dan baru makan malam jam 10 malam.
3. Waktu siesta dihargai di Spanyol
Siesta atau tidur siang merupakan waktu yang dihargai oleh warga Spanyol. Maka, jangan heran jika Anda mendapati toko-toko di sana tutup sekitar pukul 3.
Tradisi tidur siang ini memang sudah ada sejak lama, dan hingga kini dimanfaatkan orang Spanyol untuk beristirahat saat siang.
4. Banyak tempat tutup hari Minggu
Spanyol merupakan negara Katolik dan hari Minggu adalah waktu untuk beribadah serta berlibur.
Berita Terkait
-
Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia
-
The Invisible Guest: Menghadirkan Kisah Adu Siasat Elit di Balik Kejahatan!
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren