Suara.com - Mampu berwisata ke luar negeri tidak menjamin seseorang untuk bisa bersikap menghormati dan menghargai budaya yang ada. Tak perlu jauh-jauh, beberapa contohnya dapat dilihat dari ulah turis di Bali.
Ya, belakangan, ulah tak senonoh dari para turis asing memang sedang ramai menjadi bahan pembicaraan.
Bahkan, Pemprov Bali sudah menyatakan jika mereka siap membuat aturan demi menertibkan para turis yang tak beretika.
Tidak heran, ulah para turis tersebut memang bisa dibilang keterlaluan. Mulai dari melecehkan pura hingga mabuk, berikut beberapa ulah miris yang dilakukan turis-turis tersebut.
1. Pasangan turis Ceko melecehkan pura di Ubud.
Baru-baru ini, WNA asal Ceko bernama Sabina Dolezalova dan Zdenek Slouka tertangkap mengunggah video tengah melecehkan air suci di Monkey Forest, Ubud, Gianyar, Bali.
Dalam video, bule perempuan tersebut terlihat mengangkat roknya dan mengarahkan bokong pada kucuran air suci.
Sementara, si pria membasuh bokong pacarnya tersebut dengan air suci dan tertawa-tawa.
Keduanya pun diketahui sudah meminta maaf setelah insiden tersebut. Selain itu, mereka juga dihukum dengan cara mengikuti upacara adat Bali.
Baca Juga: Bule yang Lecehkan Air Suci Ikut Upacara Adat, Senator Arya Unggah Fotonya
2. Bule mengamuk di Bali dan menabrakkan diri ke mobil.
Selain melecehkan air suci, video seorang bule yang mabuk di jalanan Bali juga sempat viral di media sosial.
Dalam video, bule tersebut tampak mengamuk, menendang motor, dan menabrakkan diri ke mobil.
Akhirnya, diketahui jika bule bernama Nicholas Carr itu sudah menghabiskan lebih dari 10 botol vodka sebelum melakukan aksinya di jalanan Kuta pada dini hari.
3. Turis Arab melarang warga melintas dan berenang di pantai.
Seorang turis asal Arab yang menginap di sebuah vila di Buleleng, Bali sempat membuat keributan saat dirinya melarang warga sekitar untuk berenang di pantai depan vila.
Berita Terkait
-
Tour de Les dan Perjuangan Bli Nyoman Mengubah Sepinya Bali Utara
-
Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Dua Tahun Hadirkan Petualangan Keluarga, Gerakan Baru Ajak Berani Melampaui Batas
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?