Suara.com - Menginap di rumah teman dapat menjadi alternatif untuk liburan murah. Selain tak perlu membayar biaya hotel, uang makan pun bisa dihemat.
Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk seorang ibu yang baru-baru ini diundang berlibur ke Italia oleh teman dekatnya.
Bukannya mendapat akomodasi murah, ibu ini malah diminta membayar belasan juta rupiah karena menginap di rumah teman dekatnya sendiri.
Dilansir dari laman The Sun, ibu ini tadinya hendak berlibur lima hari di Italia bersama suami dan kedua anaknya. Liburan keluarga tersebut juga merupakan undangan dari temannya.
Namun, tepat sebelum berangkat, ibu ini mendadak ditagih uang sebesar 800 poundsterling atau sekitar 13,8 juta rupiah.
Syok dengan jumlah tersebut, ibu ini pun lantas membagikan keluh kesahnya dalam forum internet bernama Mumsnet.
"Apa aku salah karena kecewa pada teman yang memintaku membayar untuk mengunjunginya?" tulis ibu ini. "Kami berbicara hari ini untuk membuat rencana final, dan dia memintaku untuk membayar 800 poundsterling ditambah makanan selama tinggal di sana."
"Aku syok dan sangat kecewa karena ini terasa komersial, bukan kunjungan ke rumah teman yang kami harapkan."
Lebih lanjut lagi, ibu ini menjelaskan bahwa tagihan tersebut membuatnya tidak bisa tidur dan khawatir dia sudah melakukan sesuatu yang salah.
Baca Juga: Liburan Pakai Jet Pribadi, Meghan Markle dan Pangeran Harry Dinilai Munafik
Pasalnya, teman ibu ini diketahui sudah mengundangnya untuk datang berkunjung. Sang ibu pun memutuskan liburan ke Italia karena ingin memenuhi undangan temannya.
"Paling tidak dua kali dalam setahun dia memintaku untuk datang berkunjung. Aku paham jika rasanya melelahkan ada tamu di rumahmu, belum lagi biayanya. Tapi aku tidak mengharapkan jumlah sebesar ini."
Yang membuat situasi lebih parah, teman ibu ini adalah ibu baptis sekaligus wali dari anak perempuannya.
Menanggapi curhatan tersebut, banyak warganet setuju jika teman sang ibu sudah berlebihan. Ada juga yang memberi saran agar mereka mencari hotel atau villa saja untuk menginap.
"Jika dia mau uang, seharusnya dia menyebutkannya sejak awal," komentar salah satu warganet.
"Aku akan sangat kecewa. Aku tidak akan pernah meminta teman membayar saat mereka mengunjungiku, terlebih jika mereka sudah membayar biaya perjalanan."
Berita Terkait
-
4 Alasan Sebenarnya Emil Audero Tak Pulang Bareng Bus Cremonese
-
Emil Audero Memang Sengaja Ditinggal Bus, Ini Kronologinya
-
Inter Milan Menggila Libas Pisa 6-2, Nerazzurri Makin Nyaman di Puncak Klasemen Liga Italia
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Juventus Butuh Striker Baru, Luciano Spalletti Sebut Kenan Yildiz Bukan Pemain Normal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
5 Cushion yang Bisa Menyamarkan Pori-Pori agar Makeup Lebih Flawless
-
Bibir Tipis Cocok Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Plumpy
-
3 Sunscreen Korea untuk Mencerahkan Kulit Berminyak di Usia 40 Tahun ke Atas, Hasil Matte
-
Apakah Boleh Puasa Syaban Tanpa Niat di Malam Hari?
-
5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama, Nyaman Dipakai Seharian
-
5 Lip Balm untuk Melembapkan Bibir Kering, Cocok Dipakai saat Puasa
-
3 Rekomendasi Sunscreen Korea untuk Kulit Kering dan Sensitif Usia 40 Tahun ke Atas
-
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
-
Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti Ramadan?
-
Menjemput Air di Jantung Kebun, Ikhtiar Desa Lobohede Sabu Raijua Lawan Krisis Iklim