Suara.com - Catat, 5 Keutamaan Memiliki Kemampuan Bahasa Inggris bagi Milenial
Generasi milenial memiliki kebutuhan akan kemampuan berbahasa Inggris yang tinggi, bukan saja untuk pergaulan, namun juga di dunia kerja.
Sayangnya, Indonesia masih menduduki peringkat rendah dalam kemampuan berbahasa Inggris secara keseluruhan. Dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Indonesia menduduki ke-51 dari 88 negara dalam hal kecakapan bahasa Inggris menurut EF English Proficiency Index (EF EPI) tahun 2018 dengan kemampuan berbahasa yang rendah serta memperoleh skor 51,58. Sedangkan di regional Asia, Indonesia berada di peringkat ke-13 dari 21 negara yang di riset.
Banyak manfaat yang di capai, bila seseorang memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cakap. Mengingat, kondisi global menuntut individu untuk berpacu pada skill atau kemampuan yang wajib di miliki tiap pribadi masa kini, bila tidak maka bersiaplah pribadi akan tertinggal jauh dan mengalami kerugian baik dari sosial maupun material.
Oleh karena itu, berikut ini beberapa alasan kenapa kamu harus belajar bahasa Inggris:
1. Berkomunikasi secara Global
Menurut artikel The Washington Post April 2015, penggunaan bahasa Inggris dipakai hampir di seluruh penjuru dunia. Setidaknya ada 101 Negara yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa utama untuk berkomunikasi. Ini mengindikasikan bahwa, bahasa Inggris adalah masalah yang minimal yang harus di kuasai perseorangan. Dengan penggunaannya yang luas, mudah untuk memahami mengapa bahasa Inggris adalah bahasa yang sangat baik untuk belajar berkomunikasi dengan orang lain di seluruh dunia.
2. Meningkatkan Karier
Sebenarnya bukan rahasia lagi, jika pandai berbahasa Inggris menjadi nilai tambah seseorang dalam berkarier. Jika kamu dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris, kamu akan dapat melakukan komunikasi secara luar atau perjalanan bisnis lebih mudah dan menggunakan bahasa Inggris untuk berbicara dengan orang-orang di negara asing. Senangnya, bonus jika kamu cakap dalam berbahasa Inggris kamu akan menjadi aset bagi perusahaan yang dapat mengarah pada lebih banyak peluang kerja, kenaikan gaji, dan promosi.
3. Melanjutkan Pendidikan
Baca Juga: Kemampuan Bahasa Inggris Orang Indonesia Masih Rendah, Ini Buktinya
Memilih untuk belajar bahasa Inggris juga akan menghadirkan lebih banyak peluang pendidikan. Kamu akan dapat belajar di universitas berbahasa Inggris. Sementara banyak dari sekolah-sekolah ini memang mengharuskan kamu untuk lulus tes bahasa yang diperlukan. Setelah kamu belajar bahasa Inggris, maka peluang pendidikan yang lebih banyak lagi akan menghampiri kamu.
4. Liburan Keluar Negeri
Jika kamu berencana untuk bepergian ke luar negeri dan berencana untuk hanya belajar satu bahasa, kamu harus belajar bahasa Inggris. Meskipun bahasa Inggris bukan bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, namun bahasa Inggris adalah bahasa yang digunakan di sebagian besar negara.
5. Menghargai Media dan Hiburan
Bahasa Inggris juga merupakan bahasa dari media dan budaya pop. Di mana negara-negara lain tentu memiliki berita dan bintang pop sendiri, sebagian besar media menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi. Misalnya, film dan acara televisi paling populer di seluruh dunia direkam dalam bahasa Inggris. Bayangkan bisa menonton pertunjukan atau film dalam bahasa aslinya dan bukan versi yang di-dub. Ditambah, kamu akan dapat membaca dan memahami berbagai sumber berita dari seluruh dunia.
Selain di mulai dari lingkungan keluarga, untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dengan cara yang seru dan menyenangkan, di tahun 2019 ini EF English Center for Kids & Teens juga berinisiatif untuk mengadakan kompetisi EF360. Melalui EF360 generasi muda dapat menuangkan ide-ide kreatif mereka sekaligus mendapatkan mentorship mengenai content marketing dan branding dari yang sudah berpengalaman.
"Sudah menjadi komitmen kami untuk menjadi bagian dan turut memajukan pendidikan di Indonesia. Karenanya kami terus bekerjasama dengan berbagai pemegang kebijakan pendidikan di Indonesia, untuk terus membina masa depan generasi bangsa. Termasuk pada kompetisi EF 360, di mana kami bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan kompetisi ini," ucap Erditya Arfah, Marketing Director EF Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja