Suara.com - Provinsi Jawa Barat masih menjadi lokasi favorit investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), tercatat jumlah penanaman modal asing (PMA) sepanjang tahun 2018 mencapai 5,57 miliar dolar AS dengan total proyek sebanyak 4.713.
Proyeksi Badan Pusat Statistik juga mencatat Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah populasi tertinggi di Indonesia, yaitu mencapai 49.9 juta jiwa pada 2020.
Data ini menunjukkan pentingnya SDM Jawa Barat yang unggul serta kompetitif untuk menggarap peluang yang ada dan menarik investasi lokal maupun asing.
Dengan banyaknya investor asing yang masuk, maka masyarakat Jawa Barat mau tidak mau harus mulai mendalami bahasa Inggris untuk melakukan percakapan.
Melihat hal tersebut, CEO Wall Street English Indonesia Kish Gill menuturkan pentingnya penguasaan bahasa asing untuk menunjang kehidupan.
"Karena hampir seperlima penduduk Jawa Barat tinggal di Bandung sebagai Ibu Kota Provinsi. Kami yakin kehadiran Wall Street English dapat membangun SDM unggul Jawa Barat,” kata CEO Wall Street English Indonesia, Kish Gill.
Gill menyebut, WSE sudah membantu lebih dari 50.000 member mencapai kesuksesan dalam karir, studi, bisnis dan tujuan mereka lainnya.
Dengan hadirnya WSE Dago, diharapkan bisa semakin meningkatkan pemahaman warga Jawa Barat terhadap bahasa asing.
“Sejak bergabung di WSE saya menjadi lebih percaya diri dalam berbahasa Inggris dan hal ini sangat penting untuk karir saya kedepan. Jadi pada kesempatan ini, saya ingin mengajak semua anak muda Bandung untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka dan ikut menjadi SDM Jawa Barat yang unggul,” jelas Putri Indonesia Jawa Barat 2019, Jesica Fitriana.
Baca Juga: Wah, Surabaya Jadi Best City dalam Hal Kemampuan Bahasa Inggris Warganya
Sebagai bentuk kontribusi WSE membangun SDM Jawa Barat, di akhir September WSE Indonesia akan mengadakan acara #WSESpeakHeula yang mendatangkan tokoh-tokoh inspiratif sebagai pembicara.
Acara ini akan dikemas secara interaktif untuk pelajar SMA, perguruan tinggi dan juga kaum milenial Jawa Barat yang ingin mengetahui bagaimana kemampuan berbahasa Inggris dapat membantu mencapai mimpi mereka serta membawa banyak peluang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik