Suara.com - Seorang selebgram dan travel blogger wanita bernama Tupi Saravia dihujat warganet di Twitter karena editan fotonya. Ia memang dikenal selalu mengunggah foto yang memukau dan memanjakan mata.
Dilansir dari laman Buzzfeed, foto-fotonya selalu terlihat cerah dengan pemandangan cantik dan langit biru serta awan yang indah. Warganet di Twitter menyadari bahwa Tupi telah mengedit foto awan di setiap fotonya karena bentuknya selalu sama.
Wanita berasal dari Argentina tersebut pun jadi bahan hujatan sampai benar-benar diolok-olok di Twitter. "Ketika Anda seorang influencer yang sangat kuat, bahkan awan pun mengikuti Anda," tulis seorang warganet.
"Influencer perjalanan ini dengan seram memiliki awan yang sama di setiap foto," hujat salah satu warganet.
"Travel Influencer ditangkap karena photoshop awan yang sama di fotonya!!!! SEGALA SESUATU DI INSTAGRAM PALSU !!!!! #DramaAlert," komentar warganet lainnya.
Memang banyak yang mengkritiknya karena ia sudah tidak jujur dengan cara mengedit foto yang dia unggah.
Tak sedikit warganet yang mengungkapkan bahwa sebagai seorang travel influencer, sebaiknya Tupi menyajikan gambar yang asli.
Tupi Saravia kemudian mengakui bahwa ia telah mengedit dengan menambahkan awan di sejumlah fotonya. Ia pun selalu terbuka kepada para pengikutnya di Instagram soal editan foto.
"Aku tidak percaya dengan yang terjadi ini. Mereka (pengikut Tupi di Instagram) selalu menyadari tentang ini karena aku tidak pernah menyembunyikannya," jelas Tupi Saravia.
Baca Juga: Pamer Tas Rp 20 Juta, Selebgram Ini Diciduk Admin Pajak Hingga Tuai Hujatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman