Suara.com - Patut Bangga, Kini Skincare Lokal 'Head to Head' dengan Brand Luar Lho.
Setelah penelitian dilakukan SAC yang menyebut brand skincare lokal Indonesia buat skincare luar ketar ketir karena semakin diminati. Fakta itu semakin diperkuat melalui kesaksian platform kecantikkan Social Bella selaku penjual skincare.
Co-Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid mengungkap penjualan skincare lokal di platformnya terus alami peningkatan signifikan, di tengah terpaan tren K-beauty (kecantikkan Korea) dan kecantikkan Barat, penjualan skincare lokal tidak diragukan lagi.
"Kejutannya adalah lokal yang juga mulai head to head ya dari segi kualitas dan harga. Sebentar lagi local beauty bisa dapat pasar yang luas, karena memang brand produknya bagus ya. Yang paling banyak semacam moisturizer," ujar John dalam diskusi bersama media di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).
Menurut John, skincare lokal mulai muncul pada 2016. Puncaknya minat semakin tinggi karena banyaknya influencer dan beauty vlogger menggunakan brand lokal, disusul 2017 dan 2018 produk lokal banyak bermunculan.
"Mereka-mereka yang lokal punya insight beda. Baru bulan ini kita menyajikan 99 produk terlaris di Sociolla untuk tahun ini yang bisa jadi gambaran. Kita pun kasih panggung baik secara fisik maupun online, banyak produk lokal yang kita highlight dan munculkan di social media," papar John.
Di sisi lain, Co-Founder dan Presiden Social Bella, Christopher Madiam melihat keunikan brand lokal in pada kemampuan analisis sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Kemudian disusul brand internasional meluncurkan produk serupa, lalu persaingan semakin ketat. Artinya, brand lokal ini mampu bersaing dengan brand ternama.
"Sebagai ekosistem, kita punya media yang membantu mengenalkan produk beserta kelebihannya. Kita berpartner dengan hampir semua brand lokal ketika mereka launching. Growth mereka sebagai brand lokal tidak kalah dengan brand internasional," jelas Christopher.
Kualitas brand skincare lokal semakin bagus dari tahun ke tahun, menjawab kebutuhan masyarakat sekitar karena dekat dengan konsumen. Belum lagi, dari sisi kualitas sama baiknya, tapi harganya yang lebih murah karena tidak impor tentu jadi keunggulan besar.
Baca Juga: Tasya Farasya Beberkan Skin Care Terbaik 2018, Boleh Dicoba di 2019 Nih
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Borong Saham PACK Rp936 Miliar, Haji Isam Orang Terkaya ke Berapa?
-
5 Jam Tangan Casio Wanita Termurah untuk Pekerja Kantoran, Mulai Rp100 Ribuan
-
Toner Apa yang Bisa Hempas Flek Hitam Usia 40-an? Ini 5 Produk untuk Mencerahkan Wajah
-
7 Cara Menghilangkan Noda Kuning Bekas Parfum di Baju, Ikuti Tips Ini agar Pakaian Jadi Bersih
-
Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?
-
5 Shio yang Berpeluang Sukses 18 Mei 2026, Jalan Keberuntungan Terbuka Lebar
-
Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia
-
Daftar Harga 5 Lipsstik Dior yang Asli, Tahan Lama dan Tak Bikin Bibir Kering
-
6 Ciri Lipstik Maybelline Asli dan Palsu Agar Bibir Tidak Menghitam
-
5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas