Suara.com - Kecelakaan di Cipularang, Ini 5 Tips Tetap Fokus Saat Menyetir Jarak Jauh
Baru saja terjadi peristiwa kecelakaan beruntun di Tol Cipularang yang menelan korban jiwa dan luka-luka, serta melibatkan 21 kendaraan. Kecelakaan diduga berawal dari truk terguling dan menutupi jalan.
Kecelakaan, terutama yang terjadi di jalan tol, umumnya terjadi akibat pengemudi kelelahan dan mengantuk akibat menyetir jarak jauh.
Lalu, bagaimana cara menjaga kondisi tetap prima saat menyetir pada jauh? Mengutip Sleeping Foundation, Senin (2/9/2019), ini 5 cara agar tetap waspada saat menyetir jarak jauh.
1. Kenali tanda saatnya harus menepi
Meski tidak mudah menebak kapan kita lelah saat mengemudi, beberapa tanda seperti sulit fokus, sering mengedip, dan kelopak mata berat jadi peringatan bahwa tubuh lelah dan saatnya Anda menepikan kendaraan di rest area.
Melamun, pikiran melayang, sulit mengingat kilometer, menguap berulang kali, melenceng dari jalur, merasa gelisah, dan mudah tersinggung juga tanda bahwa tubuh butuh istirahat, dan akan berbahaya jika Anda memaksakan terus menyetir.
2. Istirahat cukup sebelum melakukan perjalanan jauh
Optimalkan waktu tidur 7-8 jam sebelum berkendara. Bisa dilakukan dengan tidur siang sebelum mengemudi. Langkah ini dapat menebus kekurangan waktu beristirahat di malam hari, apabila menyetir saat hari sudah gelap.
3. Tidur di rest area
Jika sudah lelah di tengah perjalanan dan tak kuasa melanjutkan perjalanan, jangan dipaksakan. Beloklah ke rest area dan tidur minimal 20 menit sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan.
Sebelum beristirahat tidur, pastikan tempat parkirmu aman. Hati-hati juga dengan serangan pusing selama 15 menit ketika baru bangun tidur. Tunggu sampai tubuh kembali fokus dan terjaga.
Baca Juga: Menyetir Semalaman 336 Kilometer, Lelaki Ini Meninggal Keesokan Harinya
4. Gantian menyetir
Cara paling aman adalah dengan bergantian menyetir. adanya partner berkendara, lalu bisa saling bergantian setiap 2 jam berkendara.
Catatan penting, jangan pernah mengemudi lewat tengah malam hingga jam 6 pagi. Karena saat itu ada efek biologis, dimana ritme tubuh menunjukkan rasa kantuk paling hebat di antara jam lainnya.
5. Minum Kopi
Walau bukan cara utama, tapi metode ini cukup efektif, karena kandungan kafein pada kopi bisa membuat pusing hilang dan fokus terjaga. Perlu diingat juga efek kafein hanya bertahan selama beberapa jam.
Jangan coba-coba minum alkohol, sedikit saja meminumnya akan menimbulkan rasa kantuk yang hebat dan membuat Anda kehilangan fokus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH