Selama 21 tahun terakhir, ribuan orang dengan kostum Halloween akan berkumpul di Kawasaki untuk ikut Kawasaki Halloween Parade.
Festival ini merupakan festival Halloween terbesar di Jepang, namun ada syarat khusus untuk dapat bergabung di dalamnya.
Selain harus mengikuti aturan, peserta juga harus membayar lebih dulu sebelum ikut berparade.
4. Pangangaluluwa, Filipina
Tradisi Halloween asal Filipina ini sepintas mirip trick-and-treat dari Amerika Serikat.
Anak-anak di Filipina akan pergi dari pintu ke pintu menggunakan kostum, lantas bernyanyi dan meminta doa untuk penyucian arwah.
Sayangnya, tradisi Pangangaluluwa kini menjadi makin mirip dengan treat-or-trick di Amerika dan banyak warga lokal yang ingin mengubahnya agar kembali seperti semula.
5. Hungry Ghost Festival, Hongkong
Setiap pertengahan Agustus hingga pertengahan September, warga Hongkong akan menyelenggarakan festival yang bernama Hungry Ghost Festival.
Baca Juga: Sambut Halloween, Skittles Ciptakan Permen Rasa Zombie Busuk
Warga percaya bahwa di bulan-bulan ini, roh-roh akan merasa tidak tenang dan mulai bergentayangan di dunia.
Maka, festival ini pun dilakukan sebagai cara untuk "memberi makan" roh-roh tersebut dengan makanan dan uang, sehingga para roh itu dapat melanjutkan perjalanan ke alam baka.
6. Festival Awuru Odo, Nigeria
Terakhir, ada festival Awuru Odo di Nigeria yang menandai kembalinya roh keluarga dan orang terkasih ke dunia manusia.
Uniknya, festival ini berlangsung selama 6 bulan dan dirayakan dengan makan-makan, musik, hingga memakai topeng saat pesta.
Festival ini sendiri tergolong sebagai sesuatu yang penting bagi warga Nigeria, namun hanya dilakukan sekali setiap dua tahun.
Berita Terkait
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta
-
Ketika Energi Hijau Mengusik Ruang Hidup Warga
-
Festival Momaya 2026 Tandai Berakhirnya Pengabdian KKN-PPM UGM di Kecamatan Biluhu
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?
-
Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI