Suara.com - Saat pergi ke Solo, rasanya kurang pas jika belum mencicipi kenikmatan Es Dawet Telasih Bu Dermi. Salah satu minuman khas yang menjadi langganan Presiden Joko Widodo.
Terletak di Pasar Gede Hardjonagoro, es dawet nan melegenda ini konon sudah ada sejak 1930-an. Kini, sosok di balik cita rasanya yang 'aduhai' adalah Rut Tulus Subekti, generasi ketiga yang mewarisi usaha es dawet ini.
''Saya sudah jualan di sini selama 15 tahun. Pelanggan yang ke sini macam-macam, mulai dari masyarakat biasa, kalangan artis, hingga pejabat,'' ujar Bu Utit, demikian nama sapaannya kepada Suara.com, Rabu (4/9/2019).
''Khusus Pak Jokowi, beliau sudah jadi langganan di sini sejak masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Namun saat sudah jadi presiden, beliau jarang ke sini. Kalau pun pesan dawet, yang beli ajudannya,'' tuturnya menambahkan.
Jadi tak heran apabila Es Dawet Telasih Bu Dermi ini cukup terkenal di telinga para pecinta kuliner. Mengingat, yang berjualan es dawet telasih cukup banyak di area dalam Pasar Gede.
Semangkuk Es Dawet Telasih Bu Dermi disuguhkan dengan berbagai macam jenis isian, mulai dari tape ketan, jenang sumsum, biji telasih, cairan gula jawa, hingga santan yang ditambahi es batu. Dijamin, minuman ini langsung menyegarkan tenggorokan sekali seruputan.
Namun, jika ingin menikmati kesegaran es dawet yang satu ini disarankan untuk berbekal 'kesabaran' yang cukup. Sebab, para pembeli tak berhenti datang sejak dibuka pukul 08.00 WIB hingga tutup pukul 15.00 WIB.
Tak hanya itu, jangan harap langsung mendapatkan tempat duduk ketika menyantap Es Dawet Telasih Bu Dermi. Sang pemilik hanya menyediakan bangku panjang berukuran sekira satu meter di lapak berukuran sekitar 3x3 meter tersebut.
Sebagai gantinya, para pengunjung harus rela berdiri di sepanjang lorong pasar. Bahkan, tak jarang pula berdesakan dengan lalu lalang pengunjung dan penjual di Pasar Gede.
Baca Juga: Es Dawet Jembut Kecabut, Cendolnya Kental, Santannya Mantap Betul
Harga semangkok es dawet ini terbilang cukup murah. Pembeli hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp 10.000 saja.
Berita Terkait
-
Mimi OH MY GIRL Siap Debut Solo, Tunjukkan Warna Musik Lewat Single Perdana
-
Young K Temukan Kedamaian dalam Kesendirian di Lagu Comeback Shut the Door
-
Gabung Persis Solo, Terens Puhiri Pasang Target Bawa Laskar Sambernyawa Promosi ke Super League
-
Skip Jakarta! Young K Day6 Umumkan Jadwal Tur Konser Solo Bertajuk Youngest
-
Persis Solo Datangkan Terens Puhiri untuk Pegadaian Championship 2026/2027
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan