Suara.com - YG Entertainment belakangan ini sedang tersandung banyak kasus. Mulai dari terungkapnya kasus Seungri hingga keterlibatan mantan bos mereka dalam perjudian dan prostitusi. Semuanya datang silih berganti secara bertubi-tubi.
Perwakilan industri finansial mengungkapkan bahwa YG Entertainment kemungkinan akan mengembalikan investasi LVMH senilai ratusan miliar.
Dilansir dari Soompi, pada 16 Oktober 2014, LVMH sudah menginvestasikan 61 miliar won atau setara Rp 723 miliar dalam bentuk redeemable convertible preference shares (RCPS) di YG Entertainment.
Ada dua pilihan yang bisa diambil LVMH terkait investasi ini. Pertama, mereka mengkonversinya menjadi saham biasa seharga 43.574 won. Bila nantinya saham YG Entertainment naik melebihi angka ini, maka LVMH akan mendapatkan keuntungan.
Opsi yang kedua adalah YG Entertainment membayar kembali investasi ini, termasuk dengan bunga selama lima tahun. Bila dihitung, angkanya mencapai 67 miliar won atau setara Rp 795 miliar.
Pada saat investasi, LVMH menetapkan opsi pertama, yaitu mengkonversi jadi saham biasa.
Tapi karena berbagai kontroversi yang terjadi dengan artis dan mantan bos YG Entertainment, nilai saham YG kini jatuh hingga 23,500 won (Rp 278 ribuan) per lembar saham.
Dalam waktu satu bulan, YG Entertainment dan perusahaan Prancis yang membawahi berbagai brand eksklusif, seperti Louis Vuitton dan Christian Dior ini akan menandai lima tahun investasi ini.
Perwakilan industri finansial memprediksi LVMH akan memilih cara menerima pengembalian investasi senilai 67 miliar won atau setara Rp 794 miliar pada 16 Oktober mendatang.
Baca Juga: Ngaku Beli Tas Louis Vuitton, Farhat Abbas Di-Kick Balik Nikita Mirzani
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali