"Jadi anak-anak kalau makan di rumah, sudah pasti saya yang urus pemesanan, tapi kalau makan di luar sudah ada kesepakatan kalau mau pesan makanan harus izin. Jadi ya izin dulu kalau mau jajan pakai jasa layanan antar, misalnya minuman atau camilan di rumah, tetap pakai aplikasi saya. Anak-anak pakai aplikasi sendiri itu kalau hanya terdesak," katanya.
5. Peka terhadap promo dan diskon
Tidak dipungkiri, persaingan aplikasi dan gerai makanan membuat promo dan diskon cukup beragam dan menggiurkan. Maka, penting untuk aware terhadap makanan yang ada promo atau diskonnya untuk menekan budget.
"Tapi walaupun aware diskon dan promo makanan, penting juga untuk memperhatikan produk makanan, jenis dan kandungannya. Ya kalau bisa lihat makanan di pilihan menu makanan sehat dan peduli lingkungan. Jadi memanfaatkan promo dan diskon tapi tetap dengan makanan yang dibutuhkan," jelasnya.
Semua makin mudah dengan aplikasi layanan pesan antar makanan, tapi tetap bisa me-manage keuangan untuk keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
BEI Peringatkan Efek Karhutla: Pasokan Unit Karbon Bisa Menyusut
-
4 Rekomendasi Serum Azelaic Acid Lokal, Ampuh Cerahkan Kulit dan Hempas Jerawat
-
Perda Bakar Lahan Dicabut, Warga Adat Dayak Desak Prabowo Beri Solusi
-
Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa KPK Terkait Skandal Pemerasan Izin WNA
-
Misterius, Seksi, dan Berbahaya: Pesona Patch dalam Hush, Hush
-
Emiten Bekasi Fajar (BEST) Siapkan Kota AI untuk Kejar Investor
-
Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget
-
Huawei MateBook Pro S Resmi Hadir, Laptop 798 Gram dengan Layar OLED 3,1K
-
Weton Tibo Pati Artinya Apa dan Cara Mengatasinya Menurut Primbon
-
Tumbang setelah 10 Jam Menunggu, Sidang dr Richard Lee Harus Ditunda