Suara.com - Pesan Antar Makanan Bikin Boros? Ini 5 Cara Mengakalinya ala Nucha Bachir.
Kemudahan yang diberikan industri aplikasi layanan pesan antar untuk kebutuhan sehari-hari khususnya makanan cukup membantu para ibu di rumah, pegawai kantoran, terutama ibu muda yang bekerja.
Apalagi jika sudah punya anak, kebutuhan rumah tangga makin banyak dan istri harus pintar mengatur keuangan dan waktu. Maka pesan antar makanan menjadi solusi untuk ibu yang tidak sempat memasak.
Biar tidak kebablasan pesan makanan online dalam hal ini memang utuh kemampuan khusus agar tidak boros, supaya ibu-ibu muda bisa mengontrol penghasilan yang diperoleh cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 1 bulan.
Nucha Bachir, Influencer dan Chief Content Officer Parentalk, saat diwawancarai Suara.com pada acara Lansekap Industri Layanan Pesan Antar bersama GoFood di salah satu restoran, Jakarta Selatan, Kamis (19/09/2019) membagikan 5 cara mengatur keuangan. Yaitu tips agar pendapatan dan pengeluaran seimbang, memanfaatkan aplikasi layanan pesan antar makanan.
1. Kalkulasi pendapatan dan buat budgeting
Langkah awal mengatur keuangan rumah tangga adalah menjumlah seluruh pendapatan yang diperoleh untuk mengetahui seberapa besar dana yang dapat dialokasikan untuk masing-masing kebutuhan, sehingga ibu bisa mudah membuat budgeting. Agar bisa mengontrol makanan apa dan berapa harga makanan sesuai budget.
Jadi tentukan budget kebutuhan makanan primer (makan siang atau makan malam), lalu jika ada sisa bisa dipakai untuk jajan beli camilan atau minuman.
2. Kendalikan diri untuk tidak jajan makanan yang sedang tren
Baca Juga: Hindari Mengonsumsi 4 Makanan Ini Sebelum Lakukan Aktivitas Yoga
Aplikasi pesan antar makanan tentunya banyak menawarkan aneka makanan yang sedang tren, murah meriah dan hits atau viral. Sebisa mungkin untuk tidak mengikuti tren tersebut untuk mengontrol kebutuhan dan menekan rasa ingin tahu.
"Jadi ya sama seeprti belanja, kadang kita kalau lihat ini itu mau beli padahal nggak butuh. Jadi pesan makanan layanan antar juga gitu. Itu untuk melatih me-manage uang, karena kalau beli yang sedang tren itu nggak ada habisnya, malah bikin kita makin konsumtif dan kebablasan," katanya.
3. Cek dan Ricek saldo
"Jika Anda penguna GoFood, maka lakukan cek dan ricek daily GoPay Anda setiap pekan. Dan buat jadwal rutin isi saldo setiap minggunya. Jadi Anda tahu berapa pengeluaran dan bisa mengontrolnya karena ada jadwal pengisian saldo," jelasnya.
4. Kontrol pemesanan 1 pintu
Anda perlu berkomitmen pada suami dan anak-anak untuk mendiskusikan apa yang akan dimakan dan akan dipesan saat menggunakan layanan jasa antar makanan untuk makan bersama di rumah atau di luar. Biar hemat, pemesanan dilakukan di satu tempat dan 1 aplikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan