Suara.com - Pernah kesal bin dongkol gara-gara orang lain mengkritik pola asuh yang kita pilih untuk anak? Atau hal sepele, 'disemprot' sesama ibu yang merasa sudah senior hanya gara-gara ia menilai gaya kita menggendong anak bisa membahayakan? Hmm, berarti kamu tak kalah dengan para ibu-ibu yang berstatus selebriti. Merekalah sasaran mom shaming yang paling empuk di dunia maya.
Kritikan pedas terkait mom shaming bisa dipicu oleh apa saja, mulai dari baju yang kita pilih untuk si kecil, penggunaan susu formula, cara menggendong, pemakaian empeng atau pacifier, dan masih banyak lagi.
"Kok pakai susu formula? ASI-nya sedikit, ya? Makanya nggak usah diet dulu, lah!"
"Ih, itu anaknya kok dipakein empeng? Kasian nanti giginya tonggos kalau sudah besar."
Kok dikasih bubur instan, sih? Malas masak sendiri, ya?"
Ya, ibu-ibu, itulah beberapa contoh mom shaming yang kerap kita dengar dari sekeliling kita. Kalimat-kalimat di atas menunjukkan seolah-olah bahwa mereka yang mengkritik kita jauh lebih baik dan hebat dalam mengurus anak ketimbang kita. Padahal, ya tak ada yang tahu, kan.
Selain menyerang para ibu-ibu selebriti, mom shaming ini juga paling sering menyerang para mahmud alias mamah muda. Karena dianggap sebagai ibu-ibu kurang berpengalaman, mereka jadi sasaran empuk para ibu-ibu 'senior' di sekitarnya.
Mirip seperti perilaku bully, kalau kita sangat menentang hal itu dilakukan oleh anak-anak sekolah terhadap teman-temannya, kenapa kita sebagai sesama ibu tak bisa menentang perilaku mom shaming, sih?
Selain tak ada faedahnya, mom shaming juga berpotensi membuat para ibu baru menjadi depresi. Tahu kan, para ibu baru ini punya risiko sangat besar terkena post partum depression dan juga baby blues? Nah, ditambah dengan mom shaming, bisa kebayang dong, betapa remuk redam perasaan mereka, padahal di saat yang bersamaan masih harus mengurus bayi kecil yang tak berdaya.
Baca Juga: Dibully saat Hamil Muda seperti Shandy Aulia? Adakah Efeknya ke Janin?
Yuk, stop perilaku mom shaming, dan buang jauh-jauh perasaan senioritas saat menjenguk ibu yang baru melahirkan anak pertamanya. Percayalah, setiap ibu punya naluri untuk memberi yang terbaik untuk anaknya masing-masing, dan bukan hal kita untuk mengintervensinya.
Dan buat kamu para mahmud atau ibu baru yang berpotensi kena mom shaming, ini tips buat kalian mempertahankan diri saat dibully oleh sesama ibu dan perempuan soal rasa keibuan kamu.
1. Tersenyum
Iya, tersenyum saja, tidak usah marah atau menjawab dengan ucapan apapun. Seringkali, kritik dan cacian tidak butuh respons apa-apa. Mereka yang mengkritik, hanya perlu melepaskan egonya saja.
2. Habiskan waktu bersama mereka yang mendukung
Ada pasangan, orangtua, dan teman-teman yang pastilah setia dan menerima apa adanya. Seandainya mereka ingin mengajari kamu soal parenting pun, mereka akan melakukannya dengan cara yang baik dan menenangkan.
3. Tambah ilmu
Mungkin, kamu dikritik karena memang benar-benar salah. Tapi tidak apa-apa. Jadikan ini sebagai pemicu untuk belajar lagi soal pengasuhan anak. Cari informasi dari berbagai sumber terpercaya, seperti dokter, bidan, dan buku. Internet? Boleh, tapi pilih situs yang terpercaya dan bukan abal-abal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan