Suara.com - Seorang model melakukan aksi yang cukup berani di atas runway Milan Fashion Week 2019. Berjalan memeregakan busana dari Gucci, model Ayesha Tan Jones melakukan aksi protes pada rumah mode asal Italia itu.
Seperti dilansir dari The Guardian, Gucci yang tampil pada Minggu (22/09/2019) malam menghadirkan koleksi busana terbaru. Salah satunya busana yang terinspirasi dari straitjacket atau dikenal sebagai baju pengekang.
Menurut sejarah, straitjacket adalah sebuah pakaian yang memiliki lengan panjang sehingga dapat diikat ke badan penggunanya. Biasanya, pakaian ini dikenakan pada orang yang memiliki gangguan kesehatan mental agar tidak menyakiti orang lain dan dirinya sendiri.
Mengetahui hal tersebut, seorang model yang didapuk oleh Gucci, Ayesha Tan Jones melakukan aksi protes yang tak terduga saat tampil di atas runway.
Dia menuliskan kalimat "mental health is not fashion" (kesehatan mental bukan fesyen) pada kedua telapak tangannya. Ayesha melakukannya karena merasa stigma buruk tentang kesehatan mental harus berakhir.
Ia juga menjelaskan alasannya melakukan aksi protes ini di akun Instagram. Menurutnya, straitjacket adalah simbol kekejaman dunia medis pada masa itu kepada orang dengan penyakit mental.
Model kelahiran 1993 ini mengatakan bahwa memamerkan pakaian tentang penderitaan seseorang dan akan dijual di seluruh dunia adalah hal yang kasar dan menghina banyak orang.
"Sebagai seorang artis dan model yang pernah mengalami penderitaan dengan kesehatan mental, serta keluarga dan orang tercinta yang terkena dampak dari depresi, kegelisahan, skrizofrenia dan bipolar, ini sangat menyakitkan saat rumah mode sebesar Gucci menggunakan gambaran dari orang yang terkena penyakit mental sebagai fesyen," tulis Ayesha.
Menanggapi aksi protes, Alessandro Michele, Direktur Kreatif Gucci langsung memberi klarifikasi. Dia bilang, pakaian yang terinspirasi dari straitjacket itu tidak dimaksudkan untuk menghina pihak manapun.
Baca Juga: Jadi Global Ambassador, Kai EXO Bikin Cincin Gucci Ini Terjual Habis
Ia juga mengatakan bahwa baju tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan fashion show Gucci dan tidak akan dijual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim
-
Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus
-
Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif
-
Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!
-
Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton
-
DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi
-
Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas
-
BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM