Suara.com - Bagi wanita Suku Bagobo di Mindano, Filipina, kecantikan seseorang tak diukur dari seberapa ramping tubuh maupun putih kulitnya. Melainkan, seberapa runcing gigi yang mereka miliki.
Di Mindano, wanita yang dilabeli predikat cantik merupakan mereka yang memiliki gigi paling runcing. Bahkan tak jarang, penampakannya mudah mengingatkan kita pada sosok drakula.
Untuk dapat memiliki gigi runcing pun bukanlah perkara mudah, sebab para wanita Suku Bagobo harus melewati tahap yang panjang dan menyakitkan.
Demi memperoleh gigi runcing dengan ketajaman sempurna, gigi mereka akan dipahat menggunakan besi yang diasah tajam, dan diketuk menggunakan kayu maupun bambu.
Setelah runcing, gigi para wanita Suku Bagobo akan diwarnai hitam menggunakan bahan alami macam bubuk ekstrak dari pohon almond hingga arang bambu.
Uniknya, wanita yang tengah melangsungkan proses meruncingkan gigi juga tidak boleh menghadiri pemakaman, minum air, hingga mengunyah makanan bercita rasa asam, sebab konon bila pantangan tersebut dilanggar dapat memengaruhi warna gigi mereka.
Di Indonesia, tradisi meruncingkan gigi juga dilakukan wanita penghuni asli Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Seperti halnya Suku Bagobo, wanita Mentawai meyakini meruncingkan gigi dapat meningkatkan daya tarik mereka di hadapan lawan jenis.
Berita Terkait
-
Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman
-
Identitas Pelaku Penembakan Sekolah Katolik Filipina, Bapaknya Kerja di Bea Cukai
-
4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka
-
Detik-detik Penembakan SMP Katolik Filipina, Siswa Bawa 2 Senjata dan Berondong Kelas
-
2 Siswa Tewas dalam Penembakan SMP Katolik Filipina, Ditembak dan Bunuh Diri
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan