Suara.com - Belum lama ini, penyanyi Yuni Shara diketahui tengah berlibur ke kota Antwerp, Belgia. Tak cuma liburan, di sana Yuni Shara turut menghadiri Eco Fashion Week Indonesia (EFWI).
Selama liburan, Yuni Shara tampak memakai busana rancangan desainer Merdi Sihombing. Penampilan penyanyi berusia 47 tahun itu pun sukses menarik atensi.
Pasalnya, busana yang digunakan oleh Yuni Shara tersebut diketahui terbuat dari bahan-bahan alami dan ramah lingkungan. Hal ini dapat terlihat dari caption akun Instagram miliknya.
"Memakai Baju Shifon & Ulos Silahi yang terbuat dari bahan alami kunyit, jeruk nipis & daun ketapang karya dari @merdi.co," tulis Yuni Shara.
Bagi Anda yang belum tahu, kunyit, jeruk nipis, dan daun ketapang memang dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami pada pakaian.
Kunyit dapat digunakan untuk memberi warna kuning atau jingga, sementara daun ketapang akan menghasilkan warna hitam atau warna tinta.
Selain baju yang terbuat dari kunyit dan daun ketapang, coat yang dipakai Yuni Shara juga turut menarik perhatian.
Pasalnya, coat tersebut terbuat dari bahan dasar teripang atau ketimun laut.
Ya, bukan cuma memiliki aneka manfaat kesehatan, teripang ternyata juga bisa digunakan untuk memberi warna hitam pada pakaian.
Baca Juga: Liburan ke Belgia, Yuni Shara Pakai Kain Ulos sampai Hujan-hujanan
Hal ini ditegaskan oleh unggahan pada akun @merdi.co yang menyebutkan jika teripang atau ketimun laut merupakan salah satu pewarna alami yang dapat diperoleh dari Laut Alor.
Di sana, dijelaskan pula bahwa bahan-bahan alami ini dipilih untuk mewarnai pakaian karena industri fashion merupakan salah satu penghasil limbah terbesar di dunia.
"Pewarnaan alam menjadi salah satu pintu mengurangi dampak global warming dari industri fashion. Di Indonesia sejak dahulu kain tenun sudah menggunakan pewarnaan alam," tulis akun @merdi.co.
Selain busana berbahan kunyit, daun ketapang, dan teripang, warna-warna alam lainnya juga dapat diperoleh dari akar mengkudu, manggis, jarak merah, kerangkong, indigofera, hingga cumi-cumi.
Melihat penampilan Yuni Shara dengan busana berbahan ramah lingkungan ini, warganet pun ramai meninggalkan komentar positif.
"Keren banget bajunya bahannya daun ketapang dg warna bahan kunyit... kuningnya nggemesin apalagi dipake mb yuni makin cetarr," tulis warganet.
"Naturally beautiful... both the dress and the model," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Odoo Indonesia Ekspansi Kantor Baru, Perkuat Ekosistem Digital Hub di BSD City
-
Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung