Suara.com - Seperti yang kita ketahui, sulam alis menjadi salah satu tren kecantikan yang diidolakan banyak wanita beberapa tahun belakangan. Namun, tren sulam alis diprediksi akan ditinggalkan sebentar lagi.
Dilansir dari laman Daily Mail, sekarang ada tren laminating alis untuk mendapatkan bentuk alis ekstra tebal dengan bulu-bulu yang berdiri tegak.
Tren kecantikan yang terdengar unik ini awalnya dipopulerkan di Rusia sebelum kemudian menjadi mendunia. Perawatan laminating alis tersebut kemudian diterapkan di sejumlah klinik kecantikan di Inggris dan Australia.
Terapis alis membuat bulu-bulu alis berdiri tegak. Dengan begitu, maka penampakannya jadi terlihat lebih tebal.
Ada juga pemberian serum khusus yang membuat bulu alis terlihat sehat dan glowing. Hasil alis yang tampak seperti dilaminating tersebut mampu bertahan hingga dua minggu.
Prosedur alis ini mirip dengan perawatan keratin untuk rambut. Perawatan keratin pada rambut memberikan solusi bagi mereka yang ingin punya rambut lurus dan tampak bercahaya.
Alis yang berdiri tegak atau feather brow memang jadi bentuk alis yang populer setahun belakangan ini. Alis yang seperti helaian bulu burung tersebut kerap didapatkan dengan berbagai cara.
Cara yang dimaksud mulai dari menggunakan lem, meski nyatanya cara ini tidak disarankan, hingga menyisir rambut alis memakai sabun yang populer digunakan oleh beauty influencer.
Cara menata alis menggunakan sabun adalah dengan gosok spoolie yang sudah dibasahkan ke permukaan sabun hingga sabun terangkat.
Baca Juga: Colloidal Oatmeal, Bahan Alami untuk Solusi Perawatan Kulit Kering
Lalu, sisir alis ke arah atas sesuai arah tumbuhnya agar terlihat tebal dan teratur hingga mendapat bentuk yang diinginkan. Hasilnya akan mirip dengan prosedur laminating alis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?
-
BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi
-
Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun
-
Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional
-
Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton
-
Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas
-
Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?
-
Sering Disangka Pegal, 6 Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Saraf Tepi Bermasalah