Suara.com - Beberapa pekan terakhir, ubur-ubur jenis Bluebottle terdampar di kawasan pesisir Pariaman. Ubur-ubur tersebut diduga terbawa arus hingga terdampar di garis pantai Pariaman.
Beberapa nelayan dikabarkan tersengat ubur-ubur ini hingga harus dilarikan ke rumah sakit setempat.
Genius Umar, wali kota Pariaman mengimbau warga dan wisatawan agar menghindari kontak dengan ubur-ubur yang disebut juga sebagai Physalia utriculus tersebut. Bukan tanpa sebab, ubur-ubur Bluebottle disebut memiliki racun yang sangat mematikan.
"Ini fenomena alam biasa dan pernah terjadi sebelumnya. Saya rasa warga telah beradaptasi dengan fenomena ini," ungkap Genius, seperti dikutip Suara.com dari Antara, Minggu (6/10).
Genius Umar juga memerintahkan otoritas terkait guna mensterilkan pantai dari ubur-ubur Bluebottle agar tak ada lagi korban yang berjatuhan.
Selain pemerintah, komunitas peduli laut Pariaman, Tabuik Diving Club (TDC) turut melakukan penyisiran pantai demi mengumpulkan ubur-ubur Bluebottle.
"Sepanjang dua kilometer di daerah Desa Ampalu, ubur-ubur yang kami kumpulkan mencapai 50 ekor," ujar Ketua TDC Pariaman, Tomi Syamsuar.
Di sepanjang garis pantai Pariaman, ubur-ubur beracun ini juga ditemukan terdampar di Pantai Gandoriah dan Pantai Cermin.
Berita Terkait
-
Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Menyisir Getir Kehidupan Perempuan Pariaman lewat Antologi Perawat Kenangan
-
Tradisi Turun-Temurun Maniliak Bulan Iringi Awal Puasa Jamaah Syattariyah
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor