Lifestyle / Relationship
Kamis, 10 Oktober 2019 | 14:10 WIB
Lelaki mencurigai atau cemburu dengan pasangannya. (Shutterstock)

Suara.com - Tindakan selingkuh memang tidak dibenarkan dengan alasan apapun. Walau demikian, situasi terkadang membuat seseorang memilih berselingkuh.

Menurut sebuah studi baru oleh YouGov, sekitar 1 dari 5 orang yang disurvei melaporkan pernah selingkuh. Dilansir dari Womens Health, untuk mengumpulkan data, YouGov menyurvei 1.000 orang Amerika tentang kebiasaan kencan mereka, pengalaman hubungan, dan preferensi.

Penelitian menemukan bahwa 21 persen orang berusia 18 hingga 29 tahun dan 17 persen berusia antara 30-44 tahun telah selingkuh setidaknya satu kali.

Menariknya, YouGov menemukan bahwa perselingkuhan lebih sering dilakukan oleh pria. Sebanyak 21 persen pria melaporkan terlibat dalam aktivitas seksual dengan seseorang yang bukan pasangannya. Sementara itu, hanya 13 persen wanita mengatakan hal yang sama.

Ditambah lagi, 69 persen wanita menggambarkan hubungan ideal mereka sebagai "sepenuhnya monogami", sementara hanya 52 persen pria berpikir itu adalah hal terbaik.

Ilustrasi seorang perempuan menggunakan ponsel di tempat tidur. [Shutterstock]

Para peneliti juga menemukan bahwa generasi milenial lebih terbuka terhadap hubungan non-monogami. Meskipun hanya 6 persen dari subjek berusia 18 hingga 29 tahun dan 9 persen dari usia 30- 44 tahun yang benar-benar melakukan hubungan terbuka.

Sementara itu, sekitar seperempat dari kedua kelompok akan mempertimbangkan hubungan non-eksklusif tergantung situasinya.

Load More