Suara.com - Gestur hangat seorang pilot saat melakukan penerbangan terakhirnya sukses menjadi perhatian. Pilot bernama Joe Weis itu pensiun setelah 34 tahun terbang.
Melansir dari laman Travel and Leisure, Joe Weis adalah pilot untuk maskapai American Airlines. Setelah puluhan tahun mengabdi, Joe Weis melakukan penerbangan terakhirnya dan sukses mendarat di Miami International Airport.
Saat itulah, Joe Weis menyadari jika ada penumpangnya yang masih berusia balita dan baru pertama naik pesawat. Ditambah, anak laki-laki bernama Ki Klitenick tersebut diketahui mengidap down syndrome.
Menyadari ada penumpang pesawat yang spesial di penerbangan terakhirnya, Joe Weis pun memutuskan untuk memberi kenang-kenangan.
Sang pilot diketahui mengajak balita tersebut ke kokpit, sebelum menghadiahinya dengan pin sayap yang selama ini dia kenakan sebagai pilot.
"Penerbangan terakhirku sangat spesial untuk banyak alasan. Istriku duduk sebaris dengan Ki dan ibunya yang terbang dari Madrid," tulis pilot tersebut di laman Facebook miliknya.
"Istriku menyadari jika ini adalah penerbangan pertama si balita. Karena ini adalah yang terakhir bagiku dan yang pertama untuknya, aku ingin membuatnya spesial. Jadi aku memasangkan pin sayap American Airlines kepadanya setelah mendarat."
Tak lupa, Joe Weis pun menyertakan video yang merekam momen haru tersebut.
Di sana, tampak Ki Klitenick yang berusia 2 tahun duduk di pangkuan ibunya sementara Joe Weis memasangkan pin sayap tersebut.
Baca Juga: Tak Tahan Bau Durian di Pesawat, Pilot Ini Lakukan Pendaratan Darurat
Kemudian, Ki Klitenick terlihat mengucapkan terima kasih pada Joe Weis dengan menggunakan gestur tangan.
Gestur hangat itu pun diapresiasi oleh ibu sang balita.
"Yang dia lakukan sangat menakjubkan. Semuanya sangat menakjubkan," ujar ibunda Ki Klitenick. "Dengan banyaknya hal negatif di dunia, senang rasanya ketika orang-orang melakukan hal baik secara tak terduga."
Tak hanya sang ibu, sikap Kapten Joe Weis ini juga diapresiasi warganet. Bahkan, maskapai tempatnya bekerja pun merasa tersentuh.
"Kapten Weis, yang mulai menjadi pilot American sejak Maret 1985, selalu suka untuk berinteraksi dengan penumpangnya. Ketika dia menyadari bahwa ini adalah penerbangan pertama Ki, dia ingin memberikan sayap itu ke generasi mendatang."
"Kami sangat bangga dengan Kapten Weis dan berharap yang terbaik untuk masa pensiunnya. Kami juga tidak sabar untuk menyambut Ki di penerbangan American berikutnya bersama sayapnya," ujar juru bicara American Airlines.
Berita Terkait
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia
-
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Pilot AS Dipulangkan Dalam Peti Mati, TNI Janji Sikat Habis Kelompok OPM Penembak di Yahukimo
-
Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler