Suara.com - Berkunjung ke Amazon dan menyusuri sungai yang membelah hutan hujan tropis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, di Indonesia, ada sebuah sungai yang menawarkan pemandangan tak kalah indah.
Namanya adalah Sungai Maron. Terletak di Pacitan, sungai ini adalah destinasi wajib bagi para pecinta alam.
Menyusuri sungai ini, wisatawan akan serasa dibawa masuk ke hutan Amazon versi mini. Pasalnya, bagian kanan dan kiri Sungai Maron dipagari oleh hutan tropis yang teduh.
Tidak hanya itu, air di Sungai Maron juga masih jernih dan bersih. Sementara, kedalaman sungai dapat mencapai 20 meter.
Wisata Sungai Maron ini membentang sepanjang 4,5 km jauhnya. Nantinya, setelah puas menyusuri Amazon versi mini, wisatawan juga akan dibawa menuju bukit-bukit karang dekat pantai yang menawarkan suasana mirip Phuket, Thailand.
Sungai Maron sendiri bermuara di Pantai Ngiriboyo. Tak cuma bermain di sungai, wisatawan juga bisa menghabiskan waktu di pantai sebelum kembali ke dermaga Sungai Maron.
Untuk mengikuti wisata susur sungai, travelers dapat menyewa kapal milik warga yang dapat menampung hingga maksimal 6 orang.
Nantinya, susur sungai akan berlangsung selama 45 menit lamanya. Sementara, biaya untuk menyewa perahu berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000.
Sayangnya, Sungai Maron terletak di wilayah yang masih cukup terpencil sehingga travelers harus melewati medan yang cukup menantang untuk mencapainya.
Baca Juga: Rahasia di Balik Sungai Mendidih di Pedalaman Amazon
Dari Kabupatan Pacitan, travelers cukup pergi ke Kecamatan Pringkulu dan melanjutkan perjalanan ke Desa Darsono. Dari sana, travelers tinggal bertanya jalan menuju Sungai Maron.
Setelah itu, travelers juga masih harus berjalan kaki sekitar 20 meter dari lokasi pembelian tiket menuju dermaga sungai.
Berminat untuk menyusuri Sungai Amazon-nya Indonesia ini?
Berita Terkait
-
Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Teruntuk Pak Pram, Menyapu Ikan Sapu-sapu Saja Tak Cukup
-
Misteri Ikan Sapu-Sapu yang Tak Pernah Habis Dibasmi, Ternyata Biang Keroknya Kita Sendiri?
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Siapa Pencipta Lagu 'Erika' yang Dinyanyikan HMT ITB? Viral Karena Lirik Merendahkan Perempuan
-
Klarifikasi Dikidoy yang Sempat Live TikTok Kasus Pelecehan FH UI
-
5 Rekomendasi Foundation Lokal Terbaik, Kualitas Setara Brand High-End
-
7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu
-
7 Lipstik Transferproof yang Tahan Lama dan Anti Menor Buat Kondangan
-
Pemerintah Buka 30 Ribu Loker Manajer Koperasi Merah Putih, Berapa Gajinya?
-
Cerita Edu-Ekowisata Lembur Mangrove Patikang, Saat Warga Jaga Alam Sekaligus Buka Peluang Ekonomi
-
Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri
-
5 Day Cream yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Sudah BPOM
-
5 Parfum Lilith and Eve yang Paling Wangi dengan Inspirasi Produk High-End